Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Ilustrasi bawang merah (Juli Nugroho/JIBI/Bisnis)
Harga kebutuhan pokok bawang merah mengalami kenaikan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Perayaan hari raya Iduladha berpengaruh pada harga komoditas bawang di Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul. Hal tersebut dikarenakan jumlah permintaan dari konsumen terus meningkat selama satu minggu terakhir.
Salah seorang pedagang di Pasar Argosari, Sumarsih mengatakan kenaikan komoditas bawang yang paling terlihat menonjol dibandingkan komoditas lainnya. Ia menjelaskan untuk bawang merah naik dari harga sebelumnya yakni Rp35.000 menjadi Rp38.000 per kg sedangkan untuk bawang putih naik dari sebelumnya Rp30.000 menjadi Rp32.000 per kg.
"Bawang ini komoditas yang mengalami kenaikan harga paling mencolok, sedangkaan komoditas lainnya belum mengalami kenaikan," kata Sumarsih, Rabu (14/9/2016)
Pedagang lainnya, Sukinem mengatakan hal yang serupa. Komoditas bawang menjadi satu-satunya yang mengalami kenaikan harga. Hal tersebut menurutnya dikarenakan permintaan yang tinggi dari pembeli, terlebih saat ini bersamaan dengan perayaan hari raya kurban. ,Banyak masyarakat yang membutuhkan komoditas tersebut sebagai bahan racikan bumbu masakan.
"Banyak yang mencari, tapi stoknya kan tidak banyak jadi agak naik sedikit harganya," kata dia.
Ia mengatakan selama ini untuk memenuhi kebutuhan konsumen terkendala pasokan bawang dari tengkulak. Sebabnya, panenan bawang banyak yang kurang maksimal hasilnya dikarenakan cuaca pada beberapa waktu lalu tak menentu. Sehingga mau tak mau ia menuruti pola harga yang naik turun di pasar.
Sementara komoditas bawang mengalami kenaikan, untuk komoditas cabai merah besar justru mengalami penurunan harga sebesar Rp5.000 sejak empat hari terakhir. Cabai merah besar turun harga dari semula Rp40.000 per kg menjadi Rp35.000 per kg. Selain itu di kelompok bahan pokok harga telur pun turun harga sebesar Rp2.000.
"Sembako masih stabil, kecuali telur ayam yang turun dari Rp20.000 saat ini menjadi Rp18.000 per kg," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Banjir bandang dan longsor di Nepal-China menewaskan 633 orang dan hampir 3.000 masih hilang. Pencarian korban terus dilakukan.
Muktamar Ke-35 NU akan menentukan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU lewat voting tertutup setelah dua opsi belum menemui kesepakatan.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 30 Agustus 2026, Jogja berkabut pagi dan suhu mencapai 33 derajat Celsius. Simak cuaca Sleman hingga Gunungkidul.
Niatnya cuma beli satu, tapi setelah checkout ternyata pesanan yang sama masuk dua kali. Salah satu transaksi memang ingin dibatalkan, tetapi pembayaran sudah t
Ribuan wisatawan menyaksikan Sabetan Pencak 4 jam di Titik Nol Jogja, penutup Pencak Wisata Budaya 2026 yang mengusung regenerasi silat.