PILKADA KULONPROGO : Pemilih Pemula Esensial, Sosialisasi KPU Berlapis

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Senin, 26 September 2016 12:20 WIB
PILKADA KULONPROGO : Pemilih Pemula Esensial, Sosialisasi KPU Berlapis

Seorang demonstran maju sebagai perwakilan untuk menyuarakan aspirasi dari demonstran lainnya Beran, Sleman, Yogyakarta(05/11)Sekelompok Jaringan Pemilih Pemula (JPP) Sleman mengadakan himbauan kepada pihak pemimpin daerah agar tidak melakukan kecurangan dalam bentuk politik uang serta mewujudkan Pemilu yang bersih dan damai. (M63/Multi Ilham Anugriya/JIBI/Harian Jogja)

Pilkada Kulonprogo, KPU akan melakukan sosialisasi untuk pemilih pemula.

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Jelang pilkada Kulonprogo 2017, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo juga menyiapkan program sosialisasi khusus untuk pemilih pemula yang baru menginjak usia 18 tahun. Sejumlah program ini sedianya akan dilakukan pada November mendatang.
'
Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Hubungan Partisipasi Masyarakat,  Tri Mulatsih KPU Kulonprogo menyampaikan tahap pertama, sosialisasi akan dilakukan dengan mengundang sejumlah guru PKN di berbagai SMA/SMK di Kulonprogo. Para guru inilah yang kemudian diharapkan menjadi perpanjangan tangan KPU dalam menyampaikan informasi kepada para siswa.

Selain itu, akan dilakukan pula sosialisasi tingkat kabupaten dengan mengundang perwakilan siswa dari seluruh SMA/SMK di Kulonprogo. Tri memaparkan paling tidak akan ada dua siswa dari 46 SMA/SMK yang diundang untuk melakukan tatap muka langsung dengan komisioner dari KPU Kulonprogo.

KPU sendiri juga akan melakukan kunjungan langsung ke sejumlah sekolah guna melakukan program tersebut. Meski demikian, Tri mengatakan bahwa jumlah sekolah yang mungkin bisa dikunjungi masih terbatas. Sebelumnya, KPU Kulonprogo juga telah melakukan sosialisasi kepada pemilih di usia sekolah ini meksi masih sebatas program serta tahapan pilkada itu senditri.

Tri mengatakan bahwa antusiasme partipasi dalam pemilu sendiri sudah ditunjukkan oleh sejumlah sekolah yang mengundang untuk ikut serta dalam pelaksanaan pemilihan umum di sekolah. Bahkan, undangan kepada KPU tak hanya sebatas pada SMA/SMK namun juga oleh SMP/MTS.

Sebelumnya, Marwanto, salah satu komisioner KPU Kulonprogo menyatakan partisipasi pemuda dalam pemilu merupakan hal yang esensial. Meski demikian, masih banyak pemuda yang belum mendapatan informasi yang valid dan tidak menyesatkan.

Karena itu, pemuda yang biasanya merupakan pemilih pemula harus dibekali dengan konsep demokrasi dan pelaksanaan pemilu yang benar. “Karena masih pemula maka bekalnya harus benar,”ujarnya. Dikhawatirkan, makin masifnya praktik kampanye hitam akhir-akhir ini menjadi pemuda salah kaprah dalam keikutsertaannya dalam pemilu. Selain itu, pemuda juga dianggap agen informasi yang efektif untuk menyebarkan wawasan akan pemilu ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online