Dari Jogja, Tidar Siapkan Calon Pemimpin Muda untuk 2029
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Penampilan penari asal Korea Selatan menjadi pembuka dalam Jogja International Street Performance (JISP) 2016, di Concert Hall TBY, Minggu (25/9/2016) malam.(Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Jogja International Street Performance berlangsung meriah.
Harianjogja.com, JOGJA - Ratusan seniman tampil di sepanjang Jalan Mangkubumi, Kota Jogja dalam event Jogja International Street Performance (JISP) 2016 di hari kedua, Senin (26/9/2016) sore. Selain itu panggung Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY) juga dihiasi seniman dengan berbagai penampilannya pada malam hari.
Di Jalan Mangkubumi, pertunjukan mulai dibuka Senin (26/9/2016) pukul 16.30 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Di jalanan ini ada tiga stage yang diberi nama Stage Gedruk, Stage Trisik dan Stage Kengser. Penampilan penari kawakan Didik Nini Thowok menjadi pembuka dalam perhelatan di stage gedruk.
"Pertama kali penampilan Didik Nini Thowok," ungkap salahsatu panitia Odie saat ditemui di Stage Gedruk Jalan Mangkubumi, Senin (26/9/2016) malam.
(Baca Juga : http://cms.solopos.com/?p=755903">JOGJA INTERNATIONAL STREET PERFOMANCE : Tarian Tradisional Korea Buka JISP 2016)
Menurut Odie, ada sekitar 40 seniman yang tampil di panggung kecil berjarak sekitar 40 meter dari sisi selatan Tugu Jogja. Ratusan pengunjung datang dan pergi di panggung tersebut, bahkan menyita pengendara yang melintas di kawasan Jalan Mangkubumi.
"Paling utara berdekatan dengan Tugu ini stage gedruk, lalu di selatan lagi ada stage trisik dan kengser," kata dia.
Dari ketiga stage tersebut, jika ditotal keseluruhan ada ratusan seniman yang tampil di pinggiran jalan tersebut. Selain mempertunjukan tarian ada juga yang memainkan musik.
"Di Stage Gedruk tadi ada Songket Art, Melanesian, lalu Senggol-Senggol, semuanya dari Indonesia," ujar dia.
Sementara itu TBY, Stage Concert Hall diisi berbagai penampilan apik dari seniman berbagai negara, dimulai sekitar pukul 19.00 WIB. Seperti Sekaa Gong Merdangga Girikusuma dari Buleleng, Bali, Gerard Mosterd dari Netherland, Ranranga Dance Academy dari Srilanka, Shahrin Johnry dari Singapura dan berbagai seniman lainnya.
Arya Nugrahadi Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata DIY menegaskan, JISP memang sengaja merangkul seniman dari berbagai negara dengan harapan bisa menjadi ruang silaturahmi budaya antar bangsa. JISP diadakan setiap tahun, dengan menghadirkan para seniman kontemporer dan tradisional, mereka bebas berkreasi menunjukkan kreatifitasnya. "Selain itu untuk menarik minat wisatawan baik domestik maupun mancanegara," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Nissan Pixo kembali sebagai mobil listrik. Berbasis Renault Twingo, mobil mungil ini akan debut 23 September 2026.
PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United di kandang. Pieter Huistra kecewa dan menyoroti pertahanan Super Elja yang mudah kebobolan.
Lady Gaga dilaporkan menjadi ibu di usia 40 tahun bersama Michael Polansky. Nama dan jenis kelamin bayi mereka masih dirahasiakan.
Marc Márquez finis P2 di Practice MotoGP San Marino. Ia masih mengevaluasi ban dan setelan Ducati Lenovo untuk menghadapi balapan.
Studi terbaru menyebut Australia paling tangguh menghadapi bencana global. Namun, tidak ada negara yang benar-benar aman dari semua risiko.