AirNav Perpanjang Penutupan 3 Bandara Terdampak Letusan Anak Krakatau
AirNav memperpanjang penutupan tiga bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026.
Wakil Ketua I Bidang OKK DPD Gerindra DIY Gustilantika Marrel Suryokusumo saat memberikan sambutan dalam acara Tunas 3 dan Musda Tidar DIY, Jumat (12/9/2026). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Tunas Indonesia Raya (Tidar), organisasi sayap Pemuda Partai Gerindra, terus memperkuat kaderisasi anak muda di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pelatihan Tunas 3 dan Musyawarah Daerah (Musda) Tidar DIY menjadi bagian dari upaya menyiapkan kader yang memahami politik sekaligus menjunjung persatuan dan nilai keistimewaan Jogja.
Sekjen PP Tidar Rocky Candra yang hadir mewakili Ketua Umum PP Tidar Rahayu Saraswati mengatakan regenerasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan organisasi. Karena itu, kaderisasi terus dilakukan untuk mempersiapkan calon pemimpin pada masa mendatang.
"Proses kaderisasi di Tidar terus berjalan karena regenerasi itu sebuah keniscayaan. Kami di Tidar adalah Gerindra-Gerindra muda yang mempersiapkan diri untuk membangun komunikasi, membangun jaringan, dan membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial kependidikan maupun politik praktis," ujar Rocky Candra di sela acara Tunas 3 dan Musda Tidar DIY, Jumat (12/9/2026).
Rocky menilai posisi Jogja sebagai kota pendidikan memberikan peluang besar bagi proses lahirnya pemikir, akademisi, sekaligus calon pemimpin. Menurutnya, lingkungan pendidikan di Jogja menjadi salah satu modal penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki wawasan politik.
Ia berharap kader yang mengikuti Tunas 3 dan Musda Tidar DIY dapat berkembang menjadi pemimpin di berbagai jenjang pemerintahan dan lembaga legislatif.
"Tentunya DIY sebagai provinsi dan kota pendidikan melahirkan banyak pemikir dan akademisi. Kami mengharapkan lahir dari ruangan ini, dari Tidar, calon-calon pemimpin dari Jogja berikutnya, baik di DPRD Kabupaten/Kota, DPRD DIY, hingga DPR RI," tegasnya.
Selain kaderisasi, Tidar juga mulai mempersiapkan strategi menghadapi dinamika politik menuju 2029. Rocky mengatakan pendekatan kepada pemilih muda akan dilakukan dengan cara yang lebih inklusif dan edukatif.
Menurut dia, politik perlu dikemas dengan gaya yang lebih dekat dengan karakter anak muda agar tidak dianggap sebagai sesuatu yang rumit.
"Bagaimana Tidar merangkul suara pemilih anak-anak muda dan mendistribusikan program-program dengan cara serta gaya anak muda. Politik itu tidak dibuat rumit, tetapi dibuat sejenaka mungkin agar mudah dipahami. Kami fokus pada kaderisasi, membentuk anak muda agar peka terhadap politik, tidak apolitis, dan siap memenangkan Gerindra di 2029," jelasnya.
Pesan mengenai keterbukaan juga disampaikan Wakil Ketua I Bidang OKK DPD Gerindra DIY Gustilantika Marrel Suryokusumo. Ia meminta kader muda Tidar tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu merangkul berbagai kelompok masyarakat di Jogja.
Menurut Marrel, karakter Jogja yang dihuni masyarakat dengan latar belakang beragam harus tercermin dalam sikap para kader Tidar DIY.
"Kalian-kalian anak muda ini yang akan menjadi ujung tombak. Yang namanya Jogja, kita selalu terbuka dengan semuanya. Kita harus terbuka dengan perbedaan, baik yang berbeda pandangan politik, berbeda ras, agama, kepercayaan, maupun suku. Jogja itu miniaturnya Indonesia," ungkap Marrel.
Ia mengingatkan kader agar memiliki wawasan luas dan keterbukaan ketika berorganisasi maupun berinteraksi dengan masyarakat.
"Rangkullah saudara-saudara kita, baik yang asli Jogja maupun yang dari luar Jogja. Seperti yang selalu disampaikan, menjadi Jogja adalah menjadi Indonesia. Kalian harus mencerminkan Tidar DIY yang menjunjung tinggi perbedaan tetapi tetap mengutamakan persatuan," tambahnya.
Marrel juga mengapresiasi antusiasme peserta yang telah mengikuti rangkaian kaderisasi Tunas 1, Tunas 2, hingga Tunas 3. Ia berharap proses tersebut menjadi bekal bagi kader untuk menjalankan organisasi sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai kelompok.
Ia juga berharap kepengurusan Tidar DIY berikutnya dapat memperluas sinergi, termasuk dengan mahasiswa, anak muda, masyarakat, serta para senior dan pendahulu organisasi.
"Saya percaya kalian yang hadir adalah tunas-tunas Indonesia yang ingin membuat perubahan menjadi lebih baik. Ke depan, kepemimpinan selanjutnya saya harap bisa betul-betul bekerja dengan baik, merangkul mahasiswa, anak muda, masyarakat, hingga senior-senior pendahulu untuk berkolaborasi bersama," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AirNav memperpanjang penutupan tiga bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026.
Barcelona-El Prat menjadi bandara besar terbaik dunia 2026. Düsseldorf memimpin kategori kecil. Simak daftar 10 besar dan kriterianya.
Veda Ega Pratama lolos langsung ke Q2 Moto3 San Marino setelah finis P13. Namun, insiden dengan Maximo Quiles berpotensi berujung sanksi.
Marco Bezzecchi menjadi pembalap tercepat pada Practice MotoGP San Marino 2026 di Misano setelah mencatat waktu 1 menit 30,144 detik.
Dewa United vs Bhayangkara FC berakhir imbang 2-2 di Stadion Indomilk Arena. Penalti Denilson menit 80 selamatkan tuan rumah dari kekalahan.
HP flagship bekas seperti Galaxy S21 Ultra dan Note20 Ultra kini bisa ditemukan sekitar Rp4 jutaan. Cek harga dan tips sebelum membeli.