Getaran Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu Terasa hingga Jogja
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
JIBI/Desi Suryanto Sejumlah pekerja mengecat bagian depan dan atap Pagelaran Keraton Ngayogyakarta, Sabtu (14/12/2013). Sejumlah perawatan bangunan keraton menggunakan Dana Keistimewaan mulai dianggarkan. Di penghujung tahun 2013 pengecatan pada Pagelaran Keraton Kasultanan Yogyakarta yang merupakan wajah depan Keraton Ngayogyakarta mulai dilaksanakan.
Kekerasan Jogja menjadi tanggung jawab bersama.
Harianjogja.com, JOGJA -- Sejumlah anggota Parampara Praja menyoroti banyaknya kasus kekerasan jalanan atau dikenal dengan klithih di wilayah DIY akhir-akhir ini. Fakta itu dinilai mengusik ketentraman warga yang tinggal di daerah yang sudah ditetapkan status keistimewaannya.
Anggota Parampara Praja Suyitno menyatakan soal ketentraman harus terjaga, jangan sampai warga merasa ketakutan saat akan keluar malam hari.
"Kalau tadi kesejahteraan di bidang materi tetapi ketentraman, keamanan dalam kota harus terjaga," ujar ahli pertanahan UGM ini, dalam Raker bersama Komisi A DPRD DIY, Selasa (4/9/2016).
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/09/06/kriminal-jogja-polda-diy-bentuk-tim-khusus-antisipasi-klithih-750783">KRIMINAL JOGJA : Polda DIY Bentuk Tim Khusus Antisipasi Klithih)
Seusai rapat, Anggota Parampara Praja Amin Abdullah mengatakan, terbentuknya pola kekerasan jalanan, merupakan bagian dari dinamika perubahan di Jogja. Sayangnya tidak terantisipasi dengan baik oleh pihak berwenang. Soal keamanan, harusnya kontrol malam itu dilakukan tidak hanya saat ada peristiwa tetapi harus rutin. Bahkan, kata Amin, jika perlu aparatur negara bukan lagi berpikir bekerja 12 jam atau delapan jam namun 24 jam. Pihaknya akan mendorong berbagai instansi dalam rangka menciptakan ketentraman.
"Intensifikasi itu perlu dilakukan karena kalau tidak ya kecolongan. Ketika ada perubahan maka intansi terkait juga harus ikut berubah, nah tetapi seringkali ada perubahan tetapi instansi terkait tidak ikut berubah," ucap dia.
Anggota Komisi A DPRD DIY Bambang Chrisnandi berharap pihak terkait bisa merespon terkait kasus yang mengusik ketentraman tersebut.
"Ketentraman jelas terusik, dimana orang jalan kaki malam dibacok. Sandal di luar rumah tidak aman," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Telkom melihat pemanfaatan Graha Merah Putih oleh BGN sebagai peluang optimalisasi aset dan membuka bisnis baru lewat layanan digital.
iPhone Duo diproyeksikan menguasai 24,8% pasar HP lipat global pada 2026 dengan pengiriman sekitar 5 juta unit.
Beasiswa Cendekia Baznas 2026 dibuka di 246 kampus. Mahasiswa bisa mendapat subsidi UKT hingga Rp7 juta per semester.
Trump membuka peluang produsen mobil listrik China membangun pabrik di AS dengan syarat mempekerjakan tenaga kerja Amerika.
Bek PSS Sleman Christophe Nduwarugira tak gentar menghadapi Dimitar Mitkov yang mencetak brace pada laga debutnya bersama Madura United.