Laga Persija vs Persib, Polisi Siapkan 17.800 Personel Pengamanan
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Peserta kirab Santri membawa bendera PBNU menuju Masjid Pathok Negoro, Mlangi,Gamping, Selasa (18/10/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Pondok pesantren diminta mengutamakan pendidikan akhlak dan agama
Harianjogja.com, SLEMAN- Pendidikan menjadi salah satu fokus sorotan utama oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dalam membentuk karakter anak atau santri pendidikan di pesantren seharusnya menjadi pendidikan utama dan harus terus disadari oleh masyarakat.
Sekretaris Jendral PBNU Helmy Faizhal Zaini, mengatakan pihak PBNU turut prihatin dengan sistem pendidikan yang selama ini bergulir di negara ini. Pasalnya dalam pendidikan sehari-hari, ilmu keagamaan hanya dipelajari dalam waktu singkat selebihnya anak akan diberikan ilmu yang banyak mengacu pada teori-teori.
"Untuk itu, pendidikan di pesantren dengan lebih mengedepankan pendidikan akhlak dan pendidikan agama bagi anak atau santri sudah harus lebih diutamakan," katanya dalam dialog bersama acara kirab santri di Masjid Pathok Negoro, Mlangi, Gamping, Selasa (18/10/2016).
Dikatakannya hal tersebut juga sebagai langkah untuk memerangi ajaran-ajaran sesat dengan mengajarkan ajaran radikalisme dan gerakan terorisme namun mengatasnamakan agama. Dengan demikian pondok pesantren secara langsung bisa menjadi tempat untuk mencari ilmu supaya santri-santri terhindar dari ajaran-ajaran yang melenceng dari ajaran agama.
Selain melakukan dialog bersama, rombongan PBNU pusat juga menyempatkan untuk berziarah ke makam Haji Nur Imam yang ada di kawasan masjid Mlangi. Haji Nur Imam sendiri merupakan putra Sri Sultan Hamengku Buwono I yang memilih jalan sebagai pendakwah.
"Kami berziarah untuk mendoakan beliau, karena Nur Imam sendiri merupakan orang pertama yang mendirikan pondok pesantren," katanya.
Sementara itu pengurus PWNU DIY Prof Rochmat Wahab menambahkan dengan adanya kirab santri dalam rangka menjelang Hari Santri Nasional tersebut bisa membawa ruh jihad positif kepada para seluruh santri. Tidak lupa ia menyampaikan bahwasanya dengan meneladani niat-niat pendiri NU untuk bersama-sama berjihad dalam ajaran agama Islam.
"Kami sangat senang rombongan PBNU dapat bersilaturahmi di Pondok Pesantren Mlangi. Ke depan semoga kegiatan seperti ini dapat membawa kebaikan," katanya.
Usai melakukan dialog dan ziarah, rombongan PBNU kemudian akan meneruskan perjalanan menuju kota Wonosobo untuk mengadakan kegiatan serupa di salah satu pondok pesantren NU yang ada di kota tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Pekerja usia 16-24 tahun di Inggris rata-rata hanya mengambil 2,4 hari cuti sakit. Data ONS dan pakar menjelaskan faktor di balik fenomena tersebut.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja membongkar 20 reklame berupa billboard yang tidak berizin sepanjang 2026. Penertiban dilakukan sebagai sanksi
Cek perbandingan harga baru dan bekas BYD Atto 3, Dolphin, Chery Omoda 5, dan Wuling Alvez pada September 2026.
Pengumuman MagangHub 2026 Batch 2 Angkatan II dijadwalkan 18 September. Cek cara melihat hasil seleksi dan tahapan setelah lolos.
Ekspor DIY Juli 2026 mencapai US$50,64 juta dan impor US$13,21 juta. Neraca perdagangan surplus US$37,43 juta.