Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Sejumlah Murid SMA N 1 Tangerang yang diduga keracunan makanan dirawat di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul, Jumat (21/10/2016). (JIBI/Irwan A Syambudi)
Study tour ke Jogja yang semula akan menjadi kegiatan yang menyenangkan malah menjadi kacau karena sejumlah siswa diduga keracunan
Harianjogja.com, BANTUL—Puluhan murid SMA N 1 Tangerang diduga mengalami keracunan makanan saat melakukan perjalan Study Tour ke Jogja. Puluhan murid mengalami mual dan muntah setelah memakan makanan yang dihidangkan di sebuah rumah makan di daerah Cirebon.
Salah seorang murid bernama Siti Nuraini mengungkapkan dirinya mengalami mual dan muntah berkali-kali pada Jumat (21/10/2016) dinihari. Sebelum dia mual dan muntah, Siti mengaku baru saja makan makanan yang dihidangkan di sebuah rumah makan di daerah Cirebon.
“Kepala saya pusing, mual dan muntah berkali-kali. Awalnya saya makan ayam. Agak bau, tapi saya kira itu memang rasanya seperti itu karena pakai kuah santan gitu,” ujarnya, Jumat (21/10/2016).
Dia mengaku memakan makanan itu Kamis (20/10/2016) sekitar pukul 20.00 WIB, kemudian dia mengalami sakit perut dan pusing dari mulai Jumat pukul 04.00 WIB. Saat itu kata dia perjalanan baru sampai Kabupaten Purworejo.
Siti mengatakan pada mulanya rombongan akan berkunjung ke Kraton Jogja, tapi karena sebagian rombongan ada yang sudah tidak kuat maka langsung di bawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul.
Salah seorang guru bernama Narpin yang mendampingi perjalanan study Tour mengatakan, makanan yang dimakan oleh muridnya di rumah makan tersebut adalah ayam kuah santan, tahu goreng dan telur dadar. Kata dia sejumlah murid kemudian mengalami muntah-muntah beberapa jam kemudian setelah menyantap makanan tersebut.
“Ada sekitar 430 anak yang terbagi dalam 11 bus yang mengikuti study tour tersebut. Dan hampir keseluruhan mengalami gejala-geja pusing dan mual. Tapi yang kemudian dirujuk ke rumah sakit ada sekitar 58. Mereka yang kategori parah itu mualnya tidak berhenti dan ke kamar mandi lebih dari dua kali, baik dari mulai malam sampai pagi tadi,” paparnya.
Kendati sebagian peserta study tour masih dirawat di rumah sakit, namun kata dia study tour akan tetap dilanjutnya. Hanya saja menurut dia, yang masih sakit akan dirawat terlebih dahulu. Narpin mengungkapkan sebagian peserta sudah sampai di hotel dan akan melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan dan Candi Borobudur keesokan harinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.