PILKADA KULONPROGO : Temukan Kampanye Hitam Via Medsos? Laporkan!
Ilustrasi media sosial. (blogherald.com)
Pilkada Kulonprogo, pergerakan kampanye di media sosial di pantau.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kulonprogo menilai kampanye melalui media sosial (medsos) rawan pelanggaran berupa kampanye hitam. Pelanggaran tersebut dapat dijerat dengan Undang-undang No.11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
Panwaslu Kulonprogo bakal terus memantau penggunaan medsos selama masa kampanye. Selain peraturan KPU, kampanye tidak sehat via medsos juga dapat ditindak dengan UU ITE. Menurut
Ketua Panwaslu Kulonprogo, Tamyus Rochman, masyarakat dapat melaporkan dugaan pelanggaran dalam kampanye melalui medsos dengan bukti pendukung yang sederhana.
“Screen shoot saja kalau ada pelanggaran,” ujar Tamyus, Senin (31/10/2016)
Sementara itu, Ketua KPU Kulonprogo, Isnaini mengungkapkan, kampanye dapat dilakukan dengan banyak metode, termasuk medsos. Namun, semua itu tetap harus mematuhi ketentuan dan peraturan berlaku supaya tidak terjadi persaingan tidak sehat antar paslon maupun pendukungnya. Hal itu karena inti kampanye adalah meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi dan misi serta program paslon.
KPU Kulonprogo tidak memberikan batasan terhadap jumlah akun medsos yang dipakai untuk kampanye. Namun, tim paslon diwajibkan mendaftarkan seluruh akun medsos untuk kepentingan pengawasan. Tim pasangan Zuhadmono Azhari dan BRAy Iriani Pramastuti diketahui melaporkan tiga akun medsos, sedangkan pasangan Hasto Wardoyo dan Sutedjo sebanyak empat akun.
“Kami tidak membatasi jumlah akun, tapi yang didaftarkan tidak terlalu banyak,” ucap Isnaini, Senin (31/10/2016).
Masa kampanye telah dimulai sejak Jumat (28/10/2016) pekan lalu dan berlangsung hingga 11 Februari 2017 mendatang. KPU Kulonprogo memfasilitasi pengadaan beberapa jenis bahan dan alat peraga kampanye (APK). Masing-masing paslon dijatah lima buah baliho, dua spanduk per kelurahan/desa, 20 umbul-umbul per kecamatan, 36.000 selebaran, 36.000 brosur, dan 5.000 poster.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share