Alfamart Class Tingkatkan Kompetensi Lulusan SMK

Selasa, 01 November 2016 12:55 WIB
Alfamart Class Tingkatkan Kompetensi Lulusan SMK

Kepala SMKN 1 Tempel Sleman, Nunung Sulastri dan Kepala Cabang Alfamart, Sudarman Muhammad usai menandatangani kerjasama pendidikan ritel di SMKN 1 Tempel Sleman, Sabtu (29/10/2016). (Foto Istimewa)

Program Alfamart Class meningkatkan kompetensi lulusan SMK

Harianjogja.com, SLEMAN- Sebagai perusahaan yang hadir di tengah masyarakat, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menjalankan program tanggung jawab sosial berkelanjutan. Salah satunya melalui program pendidikan ritel bagi siswa SMK, Alfamart Class.

Branch Manager Alfamart Sudarman Muhammad mengatakan, untuk wilayah Sleman, program tersebut direalisasikan di SMKN 1 Tempel. Penandatanganan kerjasama dan peresmiannya dilaksanakan pada Sabtu (29/10/2016) lalu di Laboratorium Ritel SMKN 1 Tempel.

"Kami bekerja sama dengan SMK yang memiliki jurusan bisnis atau manajemen pemasaran," kata Sudarman melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Senin (31/10/2016).

Dia menjelaskan, pihaknya melakukan sinkronisasi kurikulum pendidikan ritel, memberikan pelatihan kepada tenaga pengajar dan siswa. Selain itu, perusahaan juga menghibahkan Laboratorium Ritel sebagai media praktik belajar siswa di sekolah. Program tersebut, katanya, berjalan sejak 2011 lalu.

"Kami berharap dapat menciptakan lulusan SMK yang memiliki daya saing tinggi, terampil, dan siap bekerja di lingkungan perusahaan. Khususnya di industri ritel, dengan berbagai kompetensi yang telah dimiliki,” ujarnya.

Bersambung halaman 2


Sudarman menambahkan, Alfamart Class merupakan salah satu upaya perusahaan dalam menciptakan keselarasan program pendidikan dengan kebutuhan industri ritel melalui transfer knowledge dan praktik pembelajaran yang komprehensif.

“Kebutuhan tenaga kerja di industri ritel terbilang besar. Setiap tahunnya, tim operasional Alfamart banyak menerima lulusan dari jenjang pendidikan SMA/SMK,” paparnya.

Oleh karena itu, sambungnya, program ini bisa menjadi solusi yang menguntungkan bagi berbagai pihak. Di satu sisi, pihaknya membantu menyediakan lapangan kerja bagi lulusan SMK, di sisi lain juga mendapat tenaga kerja yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan perusahaan.

Menurut Sudarman, lulusan SMK yang mengikuti program Alfamart Class dapat langsung bekerja di Alfamart. Selain itu, berbekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh, lulusan Alfamart Class juga bisa membuka usaha ritel secara mandiri.

“Kami membekali siswa dengan berbagai kompetensi seperti pengetahuan produk, transaksi dan administrasi penjualan, persediaan produk, prosedur kerja, kerja sama tim, hingga pelayanan pelanggan,” terangnya.

Bersambung halaman 3

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Tempel, Sleman, Nunung Sulastri menyambut baik kerjasama program ini.

Menurutnya, sinkronisasi kurikulum pendidikan di jenjang SMK dengan kompetensi yang dibutuhkan industri sangat diperlukan untuk hasilkan lulusan yang kompeten sesuai keahliannya.

Saat ini, program pendidikan ritel Alfamart Class telah diimplementasikan di 118 SMK yang tersebar di 67 wilayah di Indonesia. Sampai akhir 2016, perusahaan berharap program ini dapat diimplementasikan di 145 SMK di Tanah Air.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online