Keracunan MBG Meluas, 170 Pelajar Jombang-Nganjuk Terdampak
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Pungli Jogja membutuhkan kerja sama berbagai pihak untuk diberantas.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri sultan HB X resmi mengukuhkan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Dengan terbentuknya Satgas Saber pungli tersebut Sultan mengharap seluruh masyarakat untuk lebih berperan aktif melaporkan tindakan pungli di kawasan pemerintahan dan kepolisian.
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/10/19/pungli-jogja-antisipasi-kelurahan-dan-warga-buat-standar-pelayanan-publik-761734">PUNGLI JOGJA : Antisipasi, Kelurahan dan Warga Buat Standar Pelayanan Publik)
Satgas Saber Pungli tersebut dibentuk sebagai salah satu langkah untuk memberantas tindakan pungli yang selama ini sangat meresahkan terutama pada aspek pelayanan pemerintahan dan kepolisian. Satgas saber pungli di bentuk juga atas perintah presiden yang tertulis dalam Perpes nomor 87 tahun 2016, tentang Satgas Saber pungli dan juga dengan SK Gubernur DIY nomor 127/tim/2016.
"Satgas Saber memiliki fungsi yang sangat penting, selama ini pungli menjadi hal yang sangat meresahkan dengan demikian harapannya adanya Satgas akan benar-benar menghilangkan pungli," ujar Sultan, saat pengukuhan Satgas Saber pungli di Mapolda DIY, Selasa (1/11/2016).
Dikatakannya ke depan para Satgas yang sudah dikukuhkan akan diberi tugas maksimal untuk pemberantasan pungli, adapun cara yang dapat memaksimalkan fungsi tugas tersebut yakni dengan mengoptimalkan fungsi personil, satuan kerja dan sarana dan prasarana. Selain itu peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam pemberantasan pungli.
"Masyarakat yang mengetahui segera lapor, foto dan laporkan. Supaya jangan dikira adanya Satgas ini hanya mencari-cari kesalahan atau menyelewengkan wewenang. Kalau laporan langsung dari masyarakat akan sangat membantu tugas satgas," tegas Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Perda Kawasan Tanpa Rokok Gunungkidul bakal direvisi. Aturan baru akan mengatur pemakaian rokok elektrik sesuai regulasi pemerintah pusat.
Rudal Iran disebut makin canggih dengan teknologi pencari target. Kemampuan ini meningkatkan ancaman terhadap kapal perang AS di Selat Hormuz.
Kampanye calon lurah di Gunungkidul dijadwalkan berlangsung 20-22 September 2026. Pilur akan digelar pada 26 September 2026.
Kejagung mengusut dugaan korupsi lahan Inhutani V oleh PT PSMI. Rp1 triliun disita, 47 saksi diperiksa, tetapi belum ada tersangka.
Basarnas memperluas pencarian lima jurnalis hilang di perairan Selat Sunda ke empat sektor dengan mengerahkan 13 kapal pada hari keempat.