Ini Cerita Pemilik Mobil Memarkir Mobil hingga 2 Hari di Jalan Parangtritis
Mobil Honda Stream yang terparkir di kawasan Jl. Parangtritis KM 11 Desa Sabdodadi, Bantul sebelum diderek paksa oleh petugas Polres Bantul, Rabu (2/11/2016) siang. (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
Sebuah mobil yang terparkir di samping rumah warga yang berada di Jl. Parangtritis KM 11 Desa Sabdodadi, membuat warga resah
Harianjogja.com, BANTUL- Sebuah mobil yang terparkir di samping rumah warga yang berada di Jl. Parangtritis KM 11 Desa Sabdodadi, membuat warga resah. Pasalnya, mobi itu sudah dua hari sejak Senin (31/11/2016).
Ternyata, mobil Honda Stream bernopol AD 9173 SD itu milik seorang warga warga Gemolong, Sragen.
"Itu mobil saya, itu mobil mogok," teriak Nanang Purwadi yang diketahui sebagai pemilik mobil itu saat petugas memecahkan kaca mobilnya, Rabu (2/11/2016).
Sayangnya, dengan menggunakan martil, petugas terlanjur memecahkan kaca mobil milik warga Gemolong, Sragen itu. Barulah setelah memastikan di dalam mobil tak terdapat barang berbahaya, mobil beserta pemiliknya lantas digelandang oleh petugas dan dilakukan pemeriksaan di Polres Bantul.
Sebelum digelandang petugas, Nanang sempat menuturkan bahwa mobil itu sengaja diparkirkannya lantaran mogok. Ia mengaku, Senin (31/10/2016) malam, sekitar pukul 23.30, dirinya mendapatkan telepon dari seorang kawannya yang mengabarkan bahwa mobil tersebut mengalami mogok.
“Mereka dari Parangtritis. Katanya mobil mogok di sini. Setelah ditelepon, saya lantas datang ke sini,” ucap Nanang.
Ia pun meyakinkan petugas bahwa mobilnya itu mengalami kerusakan pada onderdil koplingnya. Itulah sebabnya, ia pun mengatakan bermaksud meninggalkan mobilnya itu lokasi sembari mencari onderdil cadangan.
“Karena rusaknya parah, terpaksa mobil saya tinggal dulu mencari onderdil cadangannya,” imbuhnya.
Sementara Kasatreskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo menuturkan, awalnya, pihak kepolisian memang mencurigai ada keterkaitan mobil itu dengan insiden ledakan di Jetis.
Oleh karena itulah, pihak Tim Gegana lantas dilibatkannya dalam pemeriksaan mobil. “Garis polisi pun langsung kami pasang untuk setrilisasi lokasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share