HARGA KEBUTUHAN POKOK : Ini Upaya TPID Rem Lonjakan Harga Cabai

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Senin, 07 November 2016 02:20 WIB
HARGA KEBUTUHAN POKOK : Ini Upaya TPID Rem Lonjakan Harga Cabai

ilustrasi cabai (JIBI/Harian Jogja/Garth Antaqona)

Harga kebutuhan pokok untuk cabai mempengaruhi inflasi.

Harianjogja.com, JOGJA -- Harga cabai di pasaran menyentuh angka Rp65.000 per kg. Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY terus memantau  perkembangan harga cabai lantaran bisa mempengaruhi inflasi di DIY.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/06/harga-kebutuhan-pokok-kenaikan-harga-cabai-bisa-pengaruhi-inflasi-diy-766606">HARGA KEBUTUHAN POKOK : Kenaikan Harga Cabai Bisa Pengaruhi Inflasi DIY)

Asekda Perekonomian dan Pembangunan DIY sekaligus Koordinator Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Gatot Saptadi menjelaskan kondisi cuaca yang tidak stabil membuat cabai cepat busuk sehingga stok menjadi kurang. Harga akan naik jika stok di pasaran berkurang. TPID DIY secara aktif akan mencoba mengendalikan distribusi cabai dengan melakukan pendekatan ke distributor dan pedagang sehingga mereka tidak menggunakan kesempatan ini untuk mempermainkan harga.

"TPID DIY yang merupakan gabungan berbagai instansi pemerintahan akan bekerja semaksimal mungkin. Ini lebih karena musim. Tapi, kami juga mengawasi tata niaga dengan pendekatan yang saling menguntungkan," ujar dia, Minggu (6/11/2016)

Kemudian, selain harga cabai, harga daging masih terus tinggi di atas Rp100.000. Hal ini masih menjadi pekerjaan rumah TPID DIY untuk menjaga stabilitas harga.

"Untuk volatile food, saya perhatikan belum ada gejolak yang mempengaruhi kondisi ekonomi, sosial, politik. Kalau sudah berpengaruh pada semua, itu yang dikhawatirkan. Tapi, kalau pasar masih menerima, masih termasuk normal," ungkap dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis