KERETA JOGJA-MAGELANG : Pakai Jalur Lama atau Buat Jalur Baru?

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Selasa, 08 November 2016 13:55 WIB
KERETA JOGJA-MAGELANG : Pakai Jalur Lama atau Buat Jalur Baru?

HarianJogja/Gigih M. Hanafi Dua anak seusia SD bermain layangan di jalur Kereta Api daerah Lempuyangan, Jogja, Rabu (18/2). Lahan bermain anak sangat minim karena tergeser oleh pembangunan hotel serta kawasan perumahan yang tinggi, Padahal anak membutuhkan taman bermain sebagai pembangun komunikasi sosial anak.

Kereta Jogja-Magelang muncul wacana akan diaktifkan lagi

Harianjogja.com, JOGJA-Eksecutive Vice Presiden PT.Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 6, Hendi Helmy mengatakan rencana pengaktifan kembali jalur rel Jogja-Magelang masih dalam pembahasan intensif, mengingat rel yang sudah ada lama tidak digunakan.

Menurutnya dalam pembahasan PT.KAI juga muncul opsi untuk membuat jalur baru Jogja-Magelang. "Masih dibahas dan dicek ulang apa masih memungkinkan pakai jalur lama atau opsi buat jalur baru," kata Helmi saat dihubungi Senin (7/11/2016) malam.

Helmi mengatakan mobilisasi orang dari Jogja-Magelang dan sebaliknya cukup potensial untuk dilayani kereta api. Selain itu juga dengan adanya kereta api wisata Magelang juga bisa terangkat.

Namun demikian pihaknya bersama pemerintah masih melakukan survei rel yang sudah ada untuk mengetahui sejauh mana kemungkinan untuk direaktivasi. Dalam peta jalur rel Jogja-Magelang yang dimilikinya beberapa bagian ada di bawah jalan raya, ada juga dibawah rumah pemukiman.

Helmi juga belum bisa menjelaskan soal reaktivasi rel akan melintasi beberapa pemukiman warga, "Kita belum sampai kesitu, masih dalam pembahasan," katanya. Pembahasan itu terkait opsi antara reaktivasi jalur lama atau membuat jalur baru Jogja-Magelang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online