Puluhan Siswa Selo Boyolali Keracunan MBG, Ternyata Menu Udang Tercemar Ecoli
Hasil lab kasus dugaan keracunan MBG di Selo, Boyolali, menemukan bakteri E. coli, sedangkan kadar histamin pada udang masih normal.
Bocah tenggelam terjadi di Kali Winongo
Harianjogja.com, SLEMAN- Kabar duka menyelimuti warga Padukuhan Ngaglik, Sinduadi, Kamis (10/11/2016). Seorang anak bernama Muhammad Atmal Romadhan, 2, meninggal dunia akibat tercebur ke dalam Kali Winongo.
Menurut salah seorang warga Ngaglik, Dewi, peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 pagi.
Saat itu, Atmal bersama ibunya datang dari berbelanja di pasar. Saat ibu Atmal memasukkan barang-barang belanjaan ke dalam rumah, Atmal pergi ke Kali Winongo.
"Anak itu rumahnya memang di pinggir kali. Tanpa sepengetahuan ibunya, Atmal berjalan ke arah kali. Itu cerita yang saya dengar," kata Dewi.
Menyadari Atmal hilang, ibunya langsung meminta tolong warga sekitar untuk mencarinya. Terlihat jejak kaki Atmal yang mengarah ke kali. Warga pun menyisir sepanjang kali tersebut, namun nihil.
Arus kali saat itu cukup deras. Atmal tidak ditemukan. "Setelah dilakukan pencairan selama dua jam, Atmal ditemukan tersangkut di bawah Jembatan Blambangan, sudah meninggal," ungkap Dewi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil lab kasus dugaan keracunan MBG di Selo, Boyolali, menemukan bakteri E. coli, sedangkan kadar histamin pada udang masih normal.
Pemerintah menyiapkan pemerataan data center berbasis AI hingga Indonesia timur. Telkom membidik lokasi dekat sumber energi, Danantara incar pendapatan US$7 mil
TKA 2026 digelar 26 Oktober hingga 8 November untuk mengukur kemampuan akademik siswa dengan standar nasional. Simak tujuan dan persiapannya.
KAI Daop 6 mencatat 1,63 juta pengguna Face Recognition hingga September 2026 di Stasiun Jogja, Lempuyangan, dan Solo Balapan.
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, persoalan PHK, kualitas pekerjaan, dan penciptaan lapangan kerja formal masih menjadi tantangan.
Sekitar 100 anak di Cirebon diduga keracunan setelah menyantap MBG. BGN menanggung biaya pengobatan dan dapur penyedia dihentikan sementara.