5 Fakta Tanjung Verde, Debutan Piala Dunia 2026 Penantang Argentina
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
Ratusan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dengan segala peraga demonstrasi berkonvoi mendatangi Grha Saba Pramana yang sedang menggelar prosesi wisuda, Rabu (16/11/2016). (Arif Wahyudi/JIBI/Harian Jogja)
Kampus di Jogja ini melakukan ritual unik
Harianjogja.com, SLEMAN-Ratusan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dengan segala peraga demonstrasi berkonvoi mendatangi Grha Saba Pramana yang sedang menggelar prosesi wisuda, Rabu (16/11/2016).
Para mahasiswa dengan berbagai moda transportasi melakukan longmarch dari kampus Fakultas Teknik menuju Grha Saba Pramana. Mereka membawa beragam poster yang ditenteng dengan bambu panjang. Ada pula spanduk bertuliskan orasi-orasi. Bendera fakultas berukuran jumbo juga mereka bawa seolah-olah hendak memboikot wisuda dengan aksi unjuk rasa.
Para mahasiswa ini juga menaiki kereta kelinci. Badan kereta kelinci sudah tertutup kain bertuliskan orasi-orasi yang mereka tuangkan.
Sepanjang jalan, aksi long march para mahasiswa ini pun menarik perhatian pengguna jalan. Sepertinya mereka akan menggelar aksi unjuk rasa mengingat atribut yang mereka bawa sudah identik dengan para demonstran. Tapi mereka menuju arah GSP.
Kedatangan para mahasiswa ke GSP ini ternyata tidak untuk mendemo Rektor UGM yang sedang memimpin prosesi wisuda. Mereka sengaja menggeruduk GSP hanya untuk menjemput para kakak tingkat yang sedang diwisuda.
Para mahasiswa ini langsung membuat dua barisan saling berhadapan. Mereka berjajar rapi begitu para kakak tingkat yang diwisuda keluar dari dalam ruangan. Dengan posisi saling berhadapan, mereka memberi jalan bagi para kakak tingkat.
Para mahasiswa juga karangan bunga. Sebagian dari mereka meneriakkan yel-yel motivasi serta sejumlah poster selayaknya atribut demonstrasi. Hanya saja, poster mirip atribut unjuk rasa itu tidak bertuliskan tuntutan sebagaimana aksi demo pada umumnya. Tulisannya hanyalah untaian-kata-kata penguat semangat buat kakak tingkat.
"Selamat berjuang di dunia kerja, doa kami selalu mengiringi," itu salah satu kata yang tertuang dalam poster mereka.
Usai melakukan seremoni singkat, sebanyak 38 wisudawan dari prodi Teknik Mesin itu langsung dibajak. Para wisudawan yang masih mengenakan toga lengkap selanjutnya digiring menuju kereta kelinci yang sudah dipersiapkan para adik tingkat.
Selanjutnya para wisudawan diangkut dengan kereta kelinci menuju kembali ke fakultas. Sementara di belakang kereta mini, ratusan adik tingkat mengikutinya dengan mengendarai sepeda motor. Sepanjang jalan mereka tidak henti-hentinya meneriakkan yel-yel penguat motivasi bagi para wisudawan.
Ketua Keluarga mahasiswa Teknik Mesin (KMTM) UGM Aziz Alfi R. mengungkapkan sambutan ala demonstran itu sengaja dilakukan sebagai ekspresi memberikan hal beda bagi kakak tingkat yang diwisuda.
"Mereka setelah ini mungkin akan meninggalkan Jogja, kami sebagai adik tingkat harus memberikan kesan pada hari terakhir mereka di kampus," paparnya kepada Harian Jogja, di sela-sela berlangsungnya aksi.
Kegiatan semacam itu sebenarnya rutin dilakukan setiap kali prosesi wisuda berlangsung. Hanya saja, konsep dan penyajiannya berbeda-beda dalam setiap momennya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
Pemkab Bantul mempercepat sertifikasi halal UMKM. Baru sekitar 20 persen produk bersertifikat, dengan sektor pangan menjadi prioritas.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp64.250 per kg pada 1 Juli. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru berdasarkan data PIHPS Nasional.
Kemenhut menegaskan mangrove Indonesia berperan penting menghadapi perubahan iklim, menjaga kedaulatan negara, dan menjadi pusat pembelajaran dunia.
DPR mendesak pemerintah mengangkat seluruh guru PPPK menjadi penuh waktu serta mengusulkan gaji minimal Rp7 juta per bulan.
Promo tiket Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko masih berlaku hingga 3 Juli 2026. Ada buy 1 get 1, diskon tiket, dan promo naik candi.