Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Dua karyawan Astra Daihatsu Jogja berfoto di dekat mobil Hi-Max saat peluncuran di Grha Sarina Vidi, Jumat (18/11/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Mobil terbaru dari Daihatsu diluncurkan di Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN-Astra Daihatsu Jogja resmi meluncurkan mobil pikap Hi-Max, Jumat (18/11/2016), di Grha Sarina Vidi. Pikap bertenaga 1.000 cc ini hadir sebagai pilihan armada niaga bagi kalangan pengusaha yang baru memulai bisnisnya. Tak hanya itu, Hi-Max juga memiliki keunggulan mampu menerobos jalanan sempit.
Kepala Cabang Astra Daihatsu Jogja Sigit Suryanto ditemui sebelum acara peluncuran mengatakan, berbeda dengan pikap Daihatsu sebelumnya yaitu Gran Max yang kapasitas mesinnya mencapai 1.300 cc dan 1.500 cc, Hi-Max hadir dengan kapasitas yang lebih kecil, yaitu 1.000 CC.
Bak pikap juga didesain lebih kecil hanya berukuran 1.935 mm x 1.395 mm. "Kita luncurkan Hi-Max karena di lapangan ada muatan hanya di bawah 600 kg meski daya angkutnya maksimal 1 ton," katanya, Jumat.
Hi-max bisa mengangkut berbagai jenis barang, mulai tabung gas, semen, minuman dalam galon, buah, dan sayuran. Hi-Max hadir dalam dua warna yaitu ultra black dan icy white. Pikap terbaru Daihatsu ini sudah dilaunching secara nasional pada Jumat (11/11/2016) pekan lalu. Hi-Max sendiri hadir dalam dua varian yaitu tipe standar serta tipe power steering dan AC.
Sigit mengatakan, saat ini banyak pengusaha yang mengawali bisnisnya di rumah. Sementara jalan menuju rumahnya tidak begitu lebar sehingga butuh armada khusus yang bermuatan kecil agar bisa menjangkau sampai rumahnya.
Hi-Max ini pun hadir sebagai jawabannya karena bodynya yang ramping membuat pikap ini bisa menerobos jalan kecil. Meski demikian, Hi-Max juga besar kemungkinan tetap digunakan kalangan pengusaha besar.
Sigit optimistis penjualan Hi-Max bisa mencapai 25 unit per bulan. Terlebih dengan keberadaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini, keberadaan armada niaga sangat dibutuhkan, tidak hanya pengusaha skala besar tetapi juga skala kecil seperti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Harapannya, kehadiran Hi-Max pun bisa turut meramaikan kegiatan perdagangan di DIY.
Penjualan Gran Max sendiri di Jogja cukup tinggi. Per bulan bisa mencapai 150 unit atau market share sekitar 45%. Secara keseluruhan, industri otomotif sedang tidak bergeliat lantaran kondisi ekonomi yang lemah.
Namun dalam kondisi itu, Astra Daihatsu Jogja masih mampu bertahan dan bahkan mengalami pertumbuhan penjualan 9% dibanding tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.