PENGANIAYAAN PRT BANTUL : Minta Cabut Laporan, Istri Tersangka Iming-imingi Uang Rp 15juta

Rabu, 23 November 2016 18:55 WIB
PENGANIAYAAN PRT BANTUL : Minta Cabut Laporan, Istri Tersangka Iming-imingi Uang Rp 15juta

Adi Cahyono (kanan), pelaku penganiayaan PRT dan balitanya, saat dimintai keterangan di Mapolda DIY, Selasa (22/11/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)

Penganiayaan PRT Bantul diwarnai dengan bujukan damai dari keluarga tersangka

Harianjogja.com, SLEMAN- Sehari selang tersangka penganiayaan balita Adi Cahyono, 35, diamankan petugas Direskrimum Polda DIY, pihak keluarga tersangka melakukan berbagai upaya untuk menghentikan penyidikan kasus salah satunya dengan mengajak pihak korban untuk berdamai dan mencabut laporan penganiayaan.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/16/penganiayaan-prt-bantul-teka-teki-penganiayaan-prt-dan-balita-di-bantul-769474">PENGANIAYAAN PRT BANTUL : Teka Teki Penganiayaan PRT dan Balita di Bantul)

Kerabat Sartini, Tanto mengatakan setelah tersangka Adi Cahyono diamankan petugas ke Mapolda DIY, istri tersangka berusaha mencari keberadaan Sartini. Namun karena tidak mengetahui keberadaan Sartini ia lalu mendatangi sekolah anak kedua Sartini, DL yang menjadi saksi kunci atas kasus tersebut dengan menjanjikan sejumlah uang jika pihak korban mau mencabut laporan.

"DL ditawari uang Rp 15 juta oleh istri tersangka, tapi ia menolak karena DL merasa tidak mengetahui apa-apa," katanya saat ditemui di Mapolda DIY, Rabu (23/11/2016).

Lebih lanjut dikatakannya, saat mendatangi DL, istri tersangka juga memberikan beberapa pertanyaan yang sangat detail. Akibatnya usai didatangi istri tersangka, DL merasa tertekan dan takut sehingga memilih untuk tidak kembali ke rumahnya di daerah Pucangsawit, Jebres, Solo.

"Karena takut DL kemudian kami inapkan di rumah kawan di daerah Surakarta," tambahnya.

Atas kejadian tersebut, Tanto bersama kerabat lain mendatangi Mapolda DIY untuk meminta perlindungan. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda DIY kemudian mengantar DL ke shelter RDU agar mendapatkan keamanan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online