Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Pilkada Jogja, antar bagian di PPP memliki suara berbeda
Harianjogja.com, JOGJA -- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak satu suara dalam mendukung pasangan calon walikota dan wakil walikota Jogja. Meski pengurus partai secara resmi mendukung Haryadi Suyuti-Heroe Poerwadi, sedang sejumlah kader di bawah mendukung Imam Priyono-Achmad Fadli.
Bahkan dua organisasi sayap PPP, yakni Angkatan Muda Ka'bah (AMK) dan Hamka Kauman Jogja, secara resmi mendeklarasikan dukungannya untuk Imam-Fadli di Rumah Aspirasi yang menjadi posko pemenangan imam-Fadli di Baciro, Gondokusuman, Kamis (24/11/2016).
"Kami mendukung sepenuhnya Imam-Fadli," kata Ketua AMK DIY Sulaeman Musa.
Ada sekitar 50 orang yang ikut dalam deklarasi dukungan tersebut. Menurut Sulaiman, yang hadir dalam deklarasi tersebut hanya sebagai simbol pernyataan dukungan. Ia mengklaim ada 450-an anggota AMK yang sebagian besar warga Jogja yang siap mengawal Imam-Fadli menuju walikota dan wakil walikota Jogja.
Bahkan Sulaiaman siap menanggung risiko jika partai memberikan sanksi.
"Apapun resikonya, saya sebagai komandan satgas siap menanggung risiko," tegas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Dinkes Bantul menduga jalur makanan matang dan mentah di SPPG Patalan 2 memicu kontaminasi bakteri dalam kasus keracunan MBG.
Tiga kapal TNI AL dikerahkan dalam pencarian jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau.
Donald Trump menyebut perundingan AS-Iran masih mungkin terjadi meski Washington tidak sedang mengupayakan perundingan dengan Teheran.
Practical Magic 2 menghadirkan kembali Sandra Bullock dan Nicole Kidman dengan kisah kutukan keluarga Owens dan nostalgia film 1998.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menyoroti penggunaan rokok elektrik atau vape sebagai salah satu sarana peredaran zat berbahaya