BANDARA KULONPROGO : Desain Rumah Relokasi Selesai, Seperti Apa?

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Sabtu, 26 November 2016 07:20 WIB
BANDARA KULONPROGO : Desain Rumah Relokasi Selesai, Seperti Apa?

Petugas melakukan pengukuran lahan calon lokasi bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Dusun Sidorejo, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Jumat (18/12/2015). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)

Bandara Kulonprogo, warga yang sudah mendapat ganti rugi diberi waktu untuk pindah

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Warga terdampak pembangunan Bandara Temon yang sudah menerima ganti rugi memiliki waktu 6 bulan untuk mengosongkan rumahnya. Sejauh ini, belum ada warga yang telah pindah atau mengurus surat kepindahan kependudukan ke pemerintah desa.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/25/bandara-kulonprogo-warga-masih-punya-waktu-6-bulan-771931">BANDARA KULONPROGO : Warga Masih Punya Waktu 6 Bulan)

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulonprogo, Zahrom Asurawan mengatakan koordinasi pemantapan mengenai desain rumah dan manajemen pelaksaan relokasi sudah dilakukan. Dari alokasi sebanyak 518 KK, kini hanya terdata 266 KK yang tetap mengajukan relokasi.

Adapun, lokasi relokasi sendiri tersebar di 6 desa yakni Glagah, Palihan, Janten, Jangkaran, Kebonrejo, dan Sindutan. “Semua warga minta direlokasi di desanya masing-masing, kecuali ada sebagian warga Palihan yang direlokasi di Janten,”jelasnya. Selain rumah warga, program relokasi juga akan membangun fasilitas sosial(fasos) dan fasilitas umum (fasum).

Sediakan akan dibangun pula sejumlah ruang terbuka hijau, tempat ibadah, toilet komunal, sekolah, dan jalan kampung. Zahrom menambahkan untuk area puskesmas telah disiapkan lahan seluas 2000 meter persegi. Pengerjaaan fisik relokasi akan mulai dilakukan pada Januari mendatang dengan diawali pelatihan teknis pertukangan dan manajemen kelompok.

Warga terdampak juga dipersilahkan memilih jenis dan ukuran rumah sesuai kebutuhan dan dana masng-masing. Tipe rumah yang disediakan antara lain tipe 36, 45, 70, dan 100 dengan luas lahan 200 meter tiap KK

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis