Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Bencana Jogja masih mengancam seiring curah hujan yang meningkat
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja, Agus Winarto memastikan 15 Early Warning System (EWS) atau alat pendeteksi dini bencana banjir dapat berfungsi di tiga sungai yang membelah wilayah Kota Jogja.
"Sudah kami cek semua EWS dalam kondisi baik yang di Sungai Code, Winongo maupun Gajahwong," kata Agus, saat dihubungi Minggu (27/11/2016).
Agus mengatakan semua EWS akan terpantau tiap saat di kantor Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD. Sehingga jika terjadi peningkatan debit air sungai dapat segera terinformasikan kepada masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
Meski demikian pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk waspada, "Masyarakat yang berada di bantaran sungai, saluran air hujan harap selalu waspada," kata Agus. Ia juga meminta masyarakat waspada pohon tumbang mengingat hujan dan angin kencang masih berpotensi terjadi selama beberapa waktu kedepan.
Koordinator Stasiun Klimatologi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, Djoko Budiono mengatakan tren hujan akan terus meningkat sampai puncaknya Januari mendatang.
"November ini curah hujan bulanan 200-400 mm, Desember 300-500 mm, dan prediksi puncaknya di Januari dengan curah hujan lebih besar dari 400 mm," kata Djoko melalui pesan singkat selular.
Sementara 22-28 November ini potensi hujan lebat di wilayah DIY dengan curah hujan 50 mm per hari disertai petir dan angin kencang dengan kecepatan angin 45 kilometer perjam. Menurut Djoko, potensi itu dapat menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor.
BMKG DIY sudah meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi bencana hujan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Kemnaker mencatat 43.805 pekerja terkena PHK sepanjang Januari-Juli 2026. Jawa Barat tertinggi dengan 8.830 pekerja.
Bank Jateng secara resmi dinobatkan sebagai Yearly Excellent Performance Bank 2026 dalam ajang 31st Infobank Award 2026
DPRD Bantul mendorong penurunan kelas Jalan Parangtritis agar retribusi wisata pantai selatan bisa dikelola lebih maksimal.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui Sharp Hydro Heroes. Kali ini, program berbasis pertanian modern ter
PP Nomor 26 Tahun 2026 membuka peluang PPPK dosen menjadi PNS. Cek syarat, kriteria, dan tiga tahap seleksi yang harus dilalui.