Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026, Cek Lengkap
Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap dari pagi hingga malam.
Sultan Grond, muncul pihak yang mengaku pengelola Tanah Kasultanan.
Harianjogja.com, JOGJA -- Persoalan Tanah Kasultanan kian rumit. Sejumlah Kepala Desa di DIY mengeluhkan banyak oknum yang mengaku kerabat keraton, Trah HB VII akan mendata dan memanfaatkan tanah Kasultanan. Bahkan ada yang menawarkannya dengan harga puluhan juta. Hal itu terungkap dalam dengar pendapat menghadirkan Kepala Desa pembahasan Raperdais Pengelolaan dan Pemanfaatan tanah Kasultanan dan tanah Kadipaten di DPRD DIY, Jumat (9/12/2016).
(Baca Juga :http://www.solopos.com/2014/11/26/sultan-ground-surokarto-hadiningrat-international-foundation-klaim-pemilik-lahan-pantai-krakal-555255"> SULTAN GROUND : Surokarto Hadiningrat International Foundation Klaim Pemilik Lahan Pantai Krakal)
Penghageng Parentah Hageng Kraton Jogja KPH Yudhahadiningrat mengatakan Kraton telah mendapatkan informasi terkait adanya oknum dari trah HB VII yang menjual dan mengkapling tanah SG. Mereka ada yang mengaku petugas Kraton yang memberikan kekancingan, bahkan ada yang tiap KK diminta Rp5 juta. Seperti di Bumijo, Jetis Kota Jogja, kata dia, sudah ada yang dikapling dijual Rp50 juta.
"Itu bukan petugas Kraton, itu preman yang memanfaatkan keuntungan sebelum lahirnya Perdais. Yang berhak mengeluarkan kekancingan di Kasultanan hanya satu, Penghageng Panitikismo," kata dia.
Pria yang biasa disapa Romo Nur ini menambahkan, ia meminta kepada seluruh kepala desa untuk mengambil tindakan tegas, keras dan berani ketika berhadapan dengan oknum tersebut. Tak hanya soal klaim saja, bahkan ada pihak yang nekat menebang dan menjual kayu-kayu berukuran besar yang berada di tanah SG dengan mengatasnamakan Kraton seperti yang terjadi di Gunungkidul.
"Liar ini, mumpung ketemu dengan bapak Kades, memang banyak yang gentayangan di Gunungkidul, Bantul, dan Kota [Jogja]," ungkap pria bernama lengkap Brigjen (Purn) Nuryanto ini.
Saat dimintai keterangan melalui sambungan telepon Juru Bicara ahli waris Trah HB VII Hermani WK berpendapat ada perbedaan antara tanah Kraton dengan Sultan Grond yang ia nilai merupakan tanah pribadi Sultan. Sementara, yang ia tangani adalah Sultan Grond hak milik pribadi dari HB VII. Pihaknya telah memiliki bukti kuat atas kepemilikan tersebut. Terkait dengan dibahasnya Raperdais Pertanahan, pihaknya telah mengajukan ke Pimpinan DPRD DIY untuk melakukan audiensi, namun belum mendapatkan kepastian jadwal.
"Kenapa sekarang baru ngakoni [mengakui] Sultan Grond. Kalau kami dikatakan oknum, penyerobotan harus ada bukti, dasar hukum harus punya, nanti kita adu bukti. Saya diberi tugas mengurus Sultan Grond, terdaftar di BPN, ada jawaban dari kanwil BPN. Itu hak milik pribadi HB VII," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap dari pagi hingga malam.
Han So Hee ingin menikah sebelum usia 40 tahun dan memiliki anak. Ia bahkan siap vakum dari dunia hiburan demi mendampingi anak.
Ganfan Yingying, kreator konten makanan dengan 1,2 juta pengikut, meninggal di usia 24 tahun akibat kebiasaan memuntahkan makanan. Simak pesan terakhirnya!
Penjualan mobil Agustus 2026 tembus 81.756 unit secara wholesales dan 83.422 unit retail, menjadi rekor tertinggi tahun ini.
Pasutri Suyanto dan Dwi Astutiningsih kembali bertarung menjadi Lurah Dengok, Playen, setelah duel serupa terjadi pada pemilihan 2018.
Apple Event 9 September digelar pukul 00.00 WIB. iPhone lipat dan iPhone 18 Pro menjadi produk yang paling dinanti.