Jadwal Terbaru DAMRI YIA-Jogja Jumat 2 Oktober 2026
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
Ilustrasi kecelakaan (JIBI/Solopos/Antara)
Kecelakaan Jogja terjadi hingga menewaskan seorang pengendara sepeda motor
Harianjogja.com, JOGJA- Seorang sopir bus kota Nopol AB 2646 BA Jalur 15 bernama Maryanto, 44, Warga Pringgokusuman, GTII/527 RT25/RW07, Gedongtengen, Kota Jogja nekat melarikan diri setelah menabrak seorang mahasiswa hingga meninggal dunia di Jalan RE Martadinata, Wirobrajan, Selasa (6/12/2016) lalu.
Ia berpindah rute untuk mengelabui warga yang melakukan pengejaran dengan berbalik arah ke tempat kejadian perkara (TKP).
Meski sempat tidak mengakui perbuataannya saat diperiksa, namun setelah cukup bukti, petugas Unit Laka Lantas Polresta Jogja menangkap dan menetapkan Maryanto sebagai tersangka pada, Jumat (9/12/2016) petang.
Adapun korbannya adalah Fadilah Mangun Putra, 20, warga Cangkringan, RT25/RW11, Bendungan Wates, Kulonprogo saat akan berangkat kuliah mengendarai Motor Yamaha Vixion AB 3923 NL.
Kanit Laka Satlantas Polresta Jogja AKP Hendro Wahyono menegaskan, setelah menabrak korban, tersangka langsung kabur ke arah barat di Jalan RE Martadinata. Peristiwa itu terjadi saat tersangka menyalip angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) jurusan Jogja - Wates bernopol AB 7055 AC yang sama-sama dari timur. Korban yang melaju dari arah barat langsung tertabrak hingga meninggal di lokasi kejadian.
"Awalnya warga mengira bus jurusan Wates yang menabrak, tetapi sopirnya [jurusan Wates] berani jadi saksi bahwa melihat bus tersangka yang menabrak," ungkapnya di Polresta Jogja, Sabtu (10/12/2016).
Setelah menabrak, tersangka terus melaju ke arah barat, setibanya di Simpang Tiga Jalan IKIP PGRI Sonosewu ia berbelok ke kiri arah selatan. Setibanya di Simpang Empat Sonosewu, lalu berbelok ke kiri lagi arah timur menuju Jalan Patangpuluh dan berbelok lagi ke utara Jalan Kapten Piere Tendean.
Tersangka kembali lagi ke Jalan RE Martadinata untuk melihat keadaan TKP yang diketahui korban yang ditabraknya meninggal dunia. "Setelah menabrak dia kembali ke TKP untuk mengecek situasi dan tidak dikejar dikira sudah aman sehingga kembali ke rutenya," imbuhnya.
Penyidik Unit Laka Lantas Satlantas Polresta Jogja Aipda Hermansyah menambahkan, pihaknya pun meminta keterangan saksi sopir AKDP jurusan Wates. Hasilnya menguatkan bahwa tersangka yang menabrak. Pada Rabu (7/12/2016), penyidik memanggil tersangka untuk diperiksa di Satlantas Mapolresta, namun tidak mengakui perbuatannya.
Bahkan, tersangka beralibi dengan menyampaikan cerita melewati TKP setelah kejadian sebanyak empat kali.
Penyidik berupaya menambah data dengan memeriksa sejumlah CCTV di sekitar lokasi kejadian. Fakta yang terekam memang bus yang dikemudikan tersangka melintas sesuai dengan waktu kejadian kecelakaan. Selain itu, petugas memeriksa karyawan lain di Bus Puskopar tersebut.
"Cek CCTV ya memang satu itu bus yang coraknya sama melintas di TKP, akhirnya kami tangkap tersangka kemarin," imbuhnya.
Saat di Mapolresta, Maryanto pun mengakui perbuatannya. Ia terpaksa melarikan diri karena kebingungan.
Kini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan Pasal 310 ayat 4 UU No. 22/2009 junto Pasal 312 karena pengendara melarikan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
Media Belanda menyoroti drama Timnas Indonesia vs Bangladesh 9-2 yang ditentukan tiga gol pada menit-menit akhir FIFA ASEAN Cup 2026.
Jalan berlubang menjadi salah satu kondisi yang cukup sering ditemui pengendara, terutama ketika melintasi ruas jalan yang sedang diperbaiki dan tidak rata.
Daftar Kapolri dari masa ke masa sejak 1945. Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri ke-26 setelah menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp Portugal. Media melaporkan akun Timnas Portugal kehilangan sekitar 500 ribu followers setelah kabar tersebut mencuat
Media Bangladesh menyoroti kekhawatiran Thomas Dooley sebelum menghadapi Indonesia. Kekhawatiran itu terbukti setelah Bangladesh kalah 2-9.