Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Pilkada Jogja, sosialisasi untuk pemilih pemula perlu digencarkan.
Harianjogja.com, JOGJA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja menggelar giat sosialisasi kepada calon pemilih pemula terkait Pemilihan Wali Kota Jogja (Pilwali) 2017 yang akan diselenggarakan 15 Februari 2017 mendatang. Tim KPU menyasar sejumlah sekolah SMK dan SMA di Kota Jogja.
Sri Surani, Komisioner KPU Kota Jogja menjelaskan, giat sosialisasi tersebut mesti dilakukan mengingat saat ini muncul adanya informasi baru yang berkaitan dengan program KTP Elektronik. Hal tersebut penting untuk disampaikan kepada pemilih pemula agar tak terjadi disinformasi. Disinformasi yang terjadi misalnya, mereka mengira jika belum melakukan rekam ktp elektronik maka tidak dapat menggunakan hak pilih. Padahal pemilih pemula dapat menggunakan surat keterangan (suket) dari disdukcapil yang diberikan kepada pemilih pemula.
“Mereka yang lahir pada 6 desember sampai 15 februari secara otomatis akan menerima surat keterangan dari Disdukcapil untuk dapat menggunakan hak pilihnya,” kata dia, Selasa (13/12/2016)
Sosialisasi yang diberikan kepada pemilih pemula yakni berkaitan dengan tanggal pelaksanaan pilwali, tata cara pelaksanaan, serta penyampaian informasi tentang calon wali kota. Sosialisasi tidak hanya menyasar lingkungan sekolah saja, namun juga hingga karang taruna di masing-masing wilayah.
Sementara itu, salah seorang siswa SMK N 2 Jogja, Aland Aryaguna, 17, mengaku belum dapat memberikan pilihan terhadap calon walikota pada pilwali 2017 mendatang. Hal tersebut dikarenakan ia belum mengetahui secara mendalam visi dan misi dari masing-masing paslon.
“Ya belum mengetahui seluk beluk dari para calon. Masih belum menentukan pilihan,” kata dia.
Namun, meski begitu ia selama ini berupaya untuk mencari tahu rekam jejak paslon walikota Jogja yang diketahuinya pernah menjabat di wilayah pemerintahan. Selama ini ia mencari tahu dari berbagai sumber dan mengaku merasakan sendiri sebagai warga Kota Jogja perubahan yang pernah diciptakan oleh caloon tersebut sebelumnya.
“Kalau teknis atau tata acara pemilihan saya sudah tahu sedikit-sedikit,” kata dia.
Berbeda dengan Aland, Furqon Nirwansyah, 18, pelajar SMK 2 Jogja warga Ngampilan, Ngadiwinatan, Jogja mengatakan belum terlalu memahami perihal persyaratan untuk dapat menggunakan hak pilihnya.
“Masih bingung untuk memperoleh surat keterangan agar dapat menggunakan hak pilih, masih kurang paham,” ujarnya.
Ia berharap agar perwakilan KPU kota Jogja dapat terjun langsung ke masyarakat untuk dapat membimbing dan mengarahkan, sehingga pemilih pemula seperti dirinya dapat paham terkait alur dan persyaratan pilwali pada 2017 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Kabupaten Sleman masih kekurangan ratusan tenaga kesehatan. Dinkes mempercepat rekrutmen BLUD yang kini memasuki tahap CBT sembari menunggu formasi ASN dari Kem
Liverpool resmi menggandeng Turkish Airlines sebagai sponsor utama jersei mulai musim 2027/2028. Nilai kontraknya disebut menjadi yang terbesar dalam sejarah Pr
Boy Thohir memperluas investasi ke MGLV yang bergerak di data center dan AI. Simak kepemilikan dan arah ekspansi bisnisnya.
Geely Panda Mini Karting Edition resmi meluncur di China dengan harga sekitar Rp115 juta. Mobil listrik mungil ini memakai baterai CATL dan mampu menempuh jarak
Warga Semin berburu emas di Kali Oya yang mengering saat kemarau. Aktivitas ini menjadi pekerjaan sampingan bagi petani yang kesulitan air.