Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Ketiga pelaku beserta barang bukti saat diamankan di Mapolsek Ngaglik, Rabu (13/12/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Pencurian Sleman berhasil terungkap, tiga pelaku ditangkap
Harianjogja.com, SLEMAN- Jajaran Unit Reskrim Polsek Ngaglik berhasil mengamankan tiga dari empat komplotan residivis pencuri sepeda motor di kawasan Sleman.
(Baca juga : http://harianjogja.com/?p=776477" target="_blank">PENCURIAN SLEMAN : 3 Residivis Curanmor Ditangkap, 1 Masih Buron)
Kanit Reskrim Polsek Ngaglik Iptu Made Wira Suhendra mengatakan barang bukti sepeda motor yang berhasil dicuri, oleh para pelaku kemudian dijual secara utuh namun dengan memalsukan sejumlah ciri kendaraan seperti mengganti nomor plat dan mengganti sejumlah aksesoris.
"Seperti saat diamankan dia [pelaku] sedang mencoba untuk membongkar motor, dia baru mau mencopot platnya," katanya, Rabu (14/12/2016).
Setiap sepeda motor yang dicuri, dijual dengan harga bervariasi tergantung kondisi fisik kendaraan. Meski hanya di jual di kawasan Sleman, setiap unit sepeda motor hasil curian bisa dijual dengan harga antara Rp3 juta hingga Rp4 juta.
"Terungkap kasus pencurian ini berawal dari laporan warga ada aksi percobaan pencurian sepeda motor Kawasaki KLX. Kemudian saat ditelusuri berhasil dikembangkan dari aksi pencurian Vario pada Minggu (11/12/2016)," katanya.
Lebih lanjut Made juga menjelaskan pada pekan sebelumnya para pelaku ini mencuri di tiga TKP, mulai Sabtu (10/12/2016) dari sepeda motor Ninja di daerah Depok Timur, kemudian KLX tapi gagal karena tidak bisa dihidupkan didaerah Depok Barat, kemudian Vario pada Minggu (11/12/2016) pagi sekitar pukul 03.00 WIB di sebuah game online di Jalan Kaliurang.
Tiga pelaku telah berhasil diamankan adalah, DV, 25 warga Bantul, AJ, 27, dan IM, 24, yang keduanya merupakan warga Sleman.
"Sementara satu tersangka inisial LK masih buron. Mereka berempat adalah jaringan residivis kasus curanmor," kata Kapolsek Ngaglik, Kompol Danang Kuntadi, Rabu (14/12/2016).
Saat ini ketiga pelaku sudah di tahan di Mapolsek Ngaglik, penyidik masih mencoba melakukan pengembangan kasus karena adanya dugaan kemungkinan pencurian di TKP lain. Termasuk upaya pengejar terhadap salah satu pelaku DPO yang identitasnya sudah diketahui.
Dari aksi pencurian yang dilakukan, kawanan tersebut akan disangkakan dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Indonesia juara pertama FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand 4-2 lewat penalti. Simak 7 fakta menarik dari laga final.
BGN menguji model MBG prasmanan di lebih dari 60 dapur untuk menjaga makanan tetap hangat, segar, dan mengurangi sisa makanan.
Ledakan mengguncang ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya. Lima orang luka, sejumlah bangunan dan kendaraan rusak, penyebab diselidiki.
Harga iPhone 15 dan 16 turun Rp1,5 juta per Oktober 2026. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan kabar iPhone 18 di Indonesia.
Markas permanen Kodam XXVI/Mataram dipastikan dibangun di Godean, Sleman, sementara kantor Korem 072/Pamungkas menjadi markas sementara.