Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Mual Muntah
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Ilustrasi kekerasan (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Kekerasan Sleman terjadi antar tetangga.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Berselisih paham saat menonton pentas Jathilan, Agus Gigih Setiawan alias Kentus 25, warga Sinduharjo, Ngaglik, nekat membacok tetangganya sendiri Suwandi, 37.
Kejadian bermula awal Desember lalu karena permasalahan pribadi. Keduanya memiliki masalah yang belum selesai, puncaknya mereka berdua sampai kembali berkelahi saat pentas jathilan berlangsung.
Kapolsek Ngaglik, Kompol Danang Kuntadi mengatakan, saat mereka berkelahi dilerai oleh warga. Namun karena masih dendam, pelaku kembali melakukan penganiayaan pada sore harinya.
"Saat dilerai mereka kemudian pulang, masih emosi pelaku kemudian menganiaya korban setelah sebelumnya mengintai dari jalan dekat rumah korban," katanya, Minggu (18/12/2016).
Dikatakan Danang, pelaku kemudian menghadang korban di jalan dekat rumah korban tepatnya di sebelah selatan Kampung Banteng. Saat melihat korban datang mengendarai sepeda motor, pelaku pulang dan mengambil senjata tajam clurit yang akan digunakan untuk menganiaya korban.
Tidak berlama-lama pelaku yang sudah gelap mata kemudian datang kerumah korban dengan membawa sebuah clurit. Korban yang mengetahui kehadiran pelaku dengan membawa senjata tajam kemudian mencoba melarikan diri, namun nahas saat berlari pelaku berhasil mengejar dan langsung menyabitkan senjata itu ke punggung bagian bawah korban.
Korban yang sudah bersimbah darah kemudian terjatuh. Mengetahui korban sudah terluka pelaku lantas melarikan diri aebelum aksinya diketahui oleh warga.
"Motifnya masih didalami, sepertinya masalah pribadi," kata Kapolsek.
Akibat penganiayaan tersebut, punggung Suwandi harus menerima delapan jahitan. karena clurit tersebut merobek badan Suwandi hingga selebar delapan centimeter.
Usai mendapatkan laporan dari korban, petugas kemudian langaung melakukan pencarian terhadap pelaku. Namun pelaku yang diduga takut langsung melarikan diri keluar kota.
Selang dua minggu, berbekal dari keterangan saksi dan hasil penyelidikan petugasakhirnya dapat mengamankan pelaku saat berada di rumah. "Saat pulang dia langsung diamankan, pelaku tidak berkutik saat petugas melakukan penangkapan,"tegasnya.
Kini bersama sebilah senjata clurit pelaku sudah diamankan oleh petugas di Mapolsek Ngaglik. Pelaku harus menekam di tahanan Mapolsek Ngaglik untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya karena telah melakukan penganiayaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Jadwal Liga Champions 2026/2027 matchday 1, termasuk Real Madrid vs Inter Milan yang live SCTV pada Rabu 9 September pukul 02.00 WIB.
DPR menyetujui penjualan eks KRI Ki Hajar Dewantara senilai Rp370,62 miliar melalui mekanisme lelang.
Pemkot Jogja menguji penutupan sirip Malioboro secara bertahap. Akses warga, difabel, dan lansia menjadi perhatian sebelum kebijakan diterapkan.
Polda DIY mengoperasikan water treatment di Tepus, Gunungkidul, untuk mengolah sumber air keruh menjadi air yang dapat digunakan masyarakat.
Asal usul Anak Krakatau berawal dari letusan dahsyat Krakatau 1883. Simak sejarah Krakatau lama hingga kemunculan Anak Krakatau.