Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Tim gegana Brimob DIY membawa bungkusan yang diamankan di lokasi pos polisi Milir, Kedungsari, Pengasih, Kulonprogo, Rabu (28/12/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Bungkusan mencurigakan yang diduga bom dan tertinggal di pos polisi Milir, Kedungsari, Pengasih ternyata merupakan kotak berisi camilan
Harianjogja.com, KULONPROGO-Bungkusan mencurigakan yang diduga bom dan tertinggal di pos polisi Milir, Kedungsari, Pengasih ternyata merupakan kotak berisi camilan. Hal ini dipastikan oleh tim Gegana Brimob DIY pada Rabu (28/12/2016).
Bungkusan tersebut diamankan dan dibawa ke Polda DIY oleh petugas kepolisian. Wakapolres Kulonprogo, Kompol Heru Muslimin menjelaskan jika kotak yang ditinggalkan itu ternyata merupakan camilan oleh-oleh. "Isinya kotak berisi aneka makanan," jelasnya.
Penemuan kotak tersebut dilaporkan oleh anggota Satlantas yang hendak bertugas sekitar pukul 06.00 pagi ini. Hal tersebut kemudian dikoordinasikan dan ditindaklanjuti dengan menghubungi Brimob DIY.
Heru mengatakan bungkusan dicurigai mengandung bahan peledak karena sebelumnya jarang ditemukan barang yang tertinggal di pos tersebut. Selain itu, kewaspadaan memang selalu dijaga sehingga penemuan itu kemudian ditindaklanjuti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Penataan sempadan Sungai Lowanu Jogja dipercepat untuk mencegah longsor sekaligus mendukung wisata kuliner yang aman.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.