Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Suasana Festival Lampion yang padam laantaran genset induk rusak. (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
Festival Lampion di Kaliurang padam
Harianjogja.com, SLEMAN -- Ribuan pengunjung acara Festival of Light 'Dragon Castle' yang berlokasi di kompleks Wisata Alam Gardu, Hargobinangun, Pakem harus gigit jari. Pengunjung yang sebagian besar berasal dari luar DIY itu harus kembali pulang lantaran listrik di acara festival lampion itu tak kunjung menyala.
Dari pantauan Harianjogja.com, hingga Minggu (1/1/2017) pukul 19.00 WIB, listrik belum juga menyala. Akibatnya, area yang seharusnya benderang oleh nyala lampion sejak pukul 17.00 WIB itu tampak gulita.
"Sekitar dua jam lagi baru menyala," kata seorang petugas loket yang tak bersedia disebutkan namanya.
Ia menambahkan, padamnya listrik itu disebabkan oleh kerusakan genset induk. Akibatnya, listrik pun tak bisa dialirkan.
Dengan kondisi itu, pihaknya memutuskan untuk menutup wahana lampion itu lebih awal. Tak hanya itu, pengunjung pun diberikan kesempatan untuk menukar kembali tiket mereka.
"Baru kali ini mati. Entah jam berapa pastinya menyala. Besok pun saya tidak tahu," ungkapnya.
Meski diberikan kesempatan untuk menukarkan kembali tiket masuk dengan uang seharga jualnya, tak sedikit pengunjung yang kecewa. Terlebih kebanyakan mereka sengaja jauh-jauh datang dari luar DIY.
"Kalau memang mati, ya ditutup saja. Kasihan kami sudah jauh-jauh datang ke sini," kata Priyo, salah satu pengunjung asal Bekasi.
Sebenarnya, ia berharap bisa menutup libur akhir tahun dengan menikmati sejuknya udara di kaki Gunung Merapi ditemani temaram warna warni lampion.
"Saya lihat iklannya. Sepertinya bagus sekali. Eh, ternyata seperti ini. Gelap kayak hutan," keluhnya.
Senada, Andri Setyadi, pengunjung asal Sidoarjo. Ia pun mengaku sudah ingin mengajak putri semata wayangnya untuk menikmati indahnya beragam lampion. "Waktu lihat iklannya, dia ingin sekali ke sini. Ini sekarang dia kecewa," katanya.
Hingga berita ini diturunkan, tak hanya lampu area kawasan acara saja yang padam, bahkan lampu loket penukaran tiket pun turut padam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.