PERTUMBUHAN EKONOMI : Kubis Sumbang Inflasi Kota Jogja
Petani memanen kubis di lahan pertanian hortikultura Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim), Rabu (24/2/2016). Menurut petani setempat, harga kubis di tingkat petani saat ini Rp2.000/kg, harga itu tergolong rendah dibandingkan beberapa waktu sebelumnya yang mencapai Rp5.000/kg. (JIBI/Solopos/Antara/Siswowidodo)
Pertumbuhan ekonomi Jogja dipengaruhi penjualan bahan makanan
Harianjogja.com, JOGJA -- Kota Jogja mengalami inflasi 0,35% secara month to month (mtm) pada Desember 2016. Satu komoditas yang membawa andil dalam inflasi adalah harga kubis.
Kepala Bidang Staf Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Arjuliwondo mengatakan, komoditas yang paling memberikan kontribusi besar untuk inflasi Desember adalah bahan pangan terutama sayuran. Berdasarkan data statistik yang dirilis Selasa (3/1/2017), beberapa penyumbang inflasi dikarenakan kenaikan sejumlah sayuran, seperti cabai rawit yang naik 36,18%, tomat 34,95%, kubis 39,54%, kacang panjang 19%, dan bawang putih 3,08%.
"Lainnya masih ada cabai hijau, buncis, brokoli, terong panjang, dan kangkung," katanya, Selasa (3/1/2017).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share