UNY Pakai 2 Bus Listrik VKTR, Mobilitas Kampus Makin Ramah Lingkungan
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
Cuaca esktrem berupa angin kencang menimbulkan sejumlah korban
Harianjogja.com, SLEMAN – Sejak awal 2017 ini, wilayah Sleman tercatat sudah tiga kali mengalami bencana angin kencang. Jumlah kerugian materi sampai saat ini masih belum dihitung. Pemkab Sleman akan menanggung biaya pengobatan bagi korban bencana alam.
Baca Juga : http://m.solopos.com/2017/01/10/cuaca-ekstrem-satu-korban-bencana-di-sleman-masih-dirawat-di-rs-783134">CUACA EKSTREM : Satu Korban Bencana di Sleman Masih Dirawat di RS
Bencana angin kencang terakhir terjadi pada Senin (9/1/2017). Dari jumlah tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mencatat terdapat 81 titik lokasi dan 113 pohon yang tumbang yang tersebar di Gamping, Mlati, Sleman, Ngaglik dan Seyegan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 45 rumah warga, dua perkantoran dan empat unit kendaraan warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.
Angin kencang Senin kemarin juga merusak satu gudang dan tempat usaha di Mlati serta kandang bebek milik Nurus Syaifuddin warga Blunyah, Trimulyo, Sleman. Tidak hanya menimbulkan kerusakan yang parah, angin kencang kemarin melukai sejumlah warga. Total terdapat tujuh warga yang mengalami luka-luka, satu di antaranya masih dirawat insentif di Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM).
Jumlah tersebut belum termasuk korban dari relawan yang terluka saat mengevakuasi pohon di belakang Rumah Dinas Wakil Bupati Sri Muslimatun. Supriyadi, salah satu staf Pekerja Harian Lepas (PHL) BPBD Sleman mengalami kecelakaan kerja ketika memotong pohon Randu menggunakan gergaji mesin, Selasa (10/1/2017). Korban langsung dilarikan ke RSUD Sleman karena bagian bawah lutut luka robek cukup dalam akibat terkena gergaji mesin.
“Jumlah kerugian sampai saat ini masih belum kami hitung. Masih fokus pada penanganan dan evakuasi pohon tumbang. Yang jelas, seluruh biaya pengobatan korban bencana ditanggung Pemkab,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Makwan, Selasa (10/1/2017).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
Kemenkes menerbitkan SE terkait dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Simak imbauan untuk fasilitas kesehatan dan masyarakat.
Perguruan tinggi perlu memastikan lingkungan kampus terbebas dari kekerasan serta memiliki mekanisme yang jelas untuk menangani kasus ketika kekerasan terjadi.
Delapan bandara ditutup akibat abu vulkanik erupsi GAK. Menhub membuka lima bandara alternatif selama 24 jam untuk menjaga mobilitas.
Fabio Grosso resmi dipecat Fiorentina setelah tiga kekalahan beruntun di Serie A 2026/27, termasuk kekalahan dari Torino
Bandara Soetta ditutup akibat abu vulkanis. KAI Daop 6 Yogyakarta menambah perjalanan KA menuju Gambir pada 6 September 2026.