60 Siswa MI di Klaten Keracunan Usai Makan MBG, Mual dan Muntah
Sebanyak 60 siswa dua MI di Ceper, Klaten, mengalami mual, pusing hingga muntah setelah menyantap menu MBG.
Teknisi komputer SMAN 1 Sleman, Ardian Purwonugroho, mengecek komputer yang akan digunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2015-2016 ini, Senin (2/11/2015). (Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)
UN 2017 kali ini memiliki mekanisme berbeda.
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY memberikan penekanan terkait konsep Ujian Nasional (UN) yang memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih satu mata pelajaran pilihan. Para siswa diharapkan memberikan pilihan mata pelajaran yang diinginkan dalam UN paling lambat dua pekan sebelum pelaksanaan ujian berlangsung.
Baca Juga : http://m.solopos.com/?p=784689">UN 2017 : Siswa Dibebaskan Memilih Mapel Pilihan, Pengajuan 2 Pekan Jelang UN
Kepala Disdikpora DIY, Baskara Aji, mengingatkan kebijakan bebas pilih mata pelajaran (mapel) itu tidak perlu dirisaukan. Diberlakukannya kebijakan khusus untuk siswa pendidikan menengah tersebut justru akan lebih menguntungkan siswa.?
?"Mapel yang bebas dipilih untuk UN tidak ada masalah. Siswa justru diuntungkan karena bisa memilih satu dari tiga mapel yang paling dikuasai agar hasil nilainya juga bisa bagus," tandasnya.
?Menurut Aji, daftar pilihan mapel siswa akan dikumpulkan sekolah yang kemudian akan disetorkan ke pusat. Pada waktu mengunduh soal nanti, daftar pilihan mapel itulah yang akan jadi pedoman terkait berapa siswa yang memilih mapel apa.?
?Seperti yang diberitakan sebelumnya, UN di DIY akan dilakukan 100% berbasis komputer, sehingga soal-soal ujian didapat dengan cara mengunduh soal dari server pusat milik Kemendikbud.?
?Terkait kebijakan pilih sendiri mapel, siswa SMA bebas memilih satu mapel sesuai dengan jurusannya untuk melengkapi tiga mapel wajib dalam UN. Mapel wajib tersebut ialah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika.?
?Untuk mapel bebas pilih, siswa jurusan IPA memilih satu dari Kimia, Biologi atau Fisika. Siswa IPS memilih antara Geografi, Sosiologi atau Ekonomi. Dan jurusan Bahasa pilihannya Sastra Indonesia, Antropologi, dan bahasa asing.?
?Terpisah, Wakil Kepala SMA Negeri 2 Jogja Bidang Kurikulum Jumadi mengatakan, pihaknya telah mengedarkan surat dan blanko pada para siswa terkait mapel yang akan mereka pilih untuk UN. Pihak sekolah kemudian memberikan waktu pada siswa untuk menentukan pilihan.?
?"Blanko tersebut kami bagikan untuk dibawa pulang oleh siswa. Siswa kami minta mendiskusikan pilihannya dengan orang tua masing-masing karena ini juga pilihan yang penting. Pada blanko juga kami sertakan keharusan pernyataan orang tua dengan pilihan anak. Pengumpulannya sendiri dalam waktu dekat akan kami lakukan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 60 siswa dua MI di Ceper, Klaten, mengalami mual, pusing hingga muntah setelah menyantap menu MBG.
Pemkab Kulonprogo mengusulkan pembangunan rumah sakit baru di wilayah utara yang ditargetkan beroperasi 2028 untuk melayani lima kapanewon.
Simak cara cek status tiket dan penerbangan Garuda Indonesia serta Citilink yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Mobil terkena abu vulkanik? Pengamat ITB Yannes Martinus Pasaribu menyarankan membilasnya dengan air mengalir agar tidak merusak kendaraan.
Sebanyak 2.250 KPM di Solo terindikasi terafiliasi judi online. Penyaluran bansos dihentikan dan pemulihan diperkirakan pada triwulan IV 2026.
Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, PT Pegadaian (Persero) menggelar intimate dinner bertajuk “An Evening with Pegadaian"