PENCULIKAN BANTUL : Benarkah Pemuda Asal Indramayu ini Berniat Menculik?
Ilustrasi penculikan anak-anak (wisegeek.com)
Penculikan Bantul dilakukan pemuda Indramayu Terseret Dugaan Penculikan
Harianjogja.com, BANTUL -- Seorang pemuda beridentitas Indramayu, S (30) nekat membawa dua orang anak laki-laki tanpa izin orang tua kedua anak pada Minggu (15/1/2017).
Baca Juga : http://www.solopos.com/2017/01/17/penculikan-bantul-ajak-anak-tetangga-keliling-naik-motor-baru-tapi-785283">PENCULIKAN BANTUL : Ajak Anak Tetangga Keliling Naik Motor Baru, Tapi .. http://m.solopos.com/2017/01/17/penculikan-bantul-ajak-anak-tetangga-keliling-naik-motor-baru-tapi-785283">http://m.solopos.com/2017/01/17/penculikan-bantul-ajak-anak-tetangga-keliling-naik-motor-baru-tapi-785283
Berdalih mencoba motor baru, S mengajak empat anak berkeliling. Di tengah perjalanan, dua di antara anak tersebut minta turun. Sementara dua anak lagi, MA (10) dan FD (12) diajak berkeliling Pajangan. Meski semula tampak tenang, kedua anak ini mulai terlihat ketakutan dan menangis, tetapi S tak peduli.
Saat itulah seorang warga yang curiga melihat gelagat ketakutan anak-anak, mengikuti pelaku. Hal ini dilakukan bersama seorang rekannya.
"Pelaku tetap melaju, kemudian berpapasan dengan mobil personel yang sedang patroli. Personel berbalik arah dan menghentikan pelaku, karena mendengar teriakan minta tolong dari korban," imbuh dia.
Untuk sementara pihaknya masih mendalami keterangan korban, dan saksi. Apabila terbukti pelaku melakukan upaya penculikan, ia dapat dijerat Pasal 330/KUHP dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara.
Suyanto menuturkan, dirinya belum pernah menangani kasus serupa di Pajangan, ia mengimbau kepada seluruh keluarga untuk selalu mengawasi anak-anak mereka bermain. Jangan sampai mereka diajak pergi oleh orang tidak dikenal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share