Dua Balita Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah di Banyumanik Semarang
Kebakaran rumah di Banyumanik Semarang menewaskan dua balita. Kakak N berusia tiga tahun meninggal setelah dirawat akibat luka bakar.
Ilustrasi pencurian mobil (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Perampokan Sleman, korban merupakan warga Salatiga.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Tindak kejahatan penyekapan dan perampokan terjadi di wilayah Ngaglik Sleman di pertengahan bulan Januari ini. Pria muda asal Kebumen, Banyubiru, Semarang, menghebohkan warga setelah keluar dari sebuah rumah kosong dengan wajah berwarna pucat di daerah perumahan GPW, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman. Dengan bantuan warga lain korban keluar melalui lubang ventilasi kamar mandi karena semua akses keluar rumah dikunci oleh perampok.
Kapolsek Ngaglik, Kompol Danang kuntadi mengatakan kemudian saat dengan diantar warga, Nur Fuad, 23, kemudian melaporkan kejadian penyekapan dan perampokan yang dialami ke Mapolsek Ngaglik, Minggu (15/1/2017) pagi. Kapolsek menjelaskan korban tampak bingung saat mengetahui dirinya sudah berada di daerah perumahan di daerah Ngaglik tersebut, pasalnya korban mengaku dia disekap oleh gerombolan pelaku di daerah Salatiga, Jawa Tengah.
Dikatakannya penyekapan dan perampokan tersebut berawal saat korban berkenalan dengan seorang wanita melalui Blackberry Mesengger (BBM). Setelah beberapa waktu mereka berbalas pesan, akhirnya mereka berencana untuk bertemu di sebuah kafe di daerah Salatiga pada Sabtu (14/1/2017). Yakin hendak bertemu dengan wanita yang selama ini sudah saling bertegur sapa dengannya, korbanpun menjumpai kenalannya tersebut dengan mengendarai sebuah mobil.
Namun nahas, sampai di parkiran kafe korban didatangi gerombolan orang tidak dikenal yang langsung masuk dan mendorong korban di dalam mobil. Adapun dia belum menjumpai wanita kenalannya.
Saat gerombolan masuk, kepala korban kemudian disekap dengan kain dan korban sempat dipukuli oleh para pelaku yang jumlahnya dikenali korban tiga sampai lima orang.
"Dia (korban) disekap lalu mobil dikendari gerombolan sampai di sebuah rumah kosong di daerah Ngaglik. Di rumah kosong itu korban ditinggal dalam kondisi mata tertutup dan semua pintu dan jendela dikunci dari luar," kata Danang, Selasa (17/1/2017).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran rumah di Banyumanik Semarang menewaskan dua balita. Kakak N berusia tiga tahun meninggal setelah dirawat akibat luka bakar.
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
Erupsi Anak Krakatau mengganggu penerbangan Garuda GA-981. Sebanyak 382 jamaah umrah dari Jeddah dialihkan mendarat ke Aceh.
Puluhan politisi dan aktivis demokrasi Asia mengunjungi Kantor DPD PDI Perjuangan DIY dalam rangkaian Konferensi CALD di Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menginstruksikan PJJ bagi sekolah terdampak parah erupsi Anak Krakatau. Pemda menentukan durasi belajar dari rumah.
Cara cek status penerima KJP Plus secara online menggunakan NIK melalui KJP Portal DKI Jakarta. Simak langkah dan informasi lengkapnya.