Toko Berjejaring Terus Berkembang, Ritel Lokal Ini Perluas Pasar
Bisnis ritel berjejaring di DIY terus berkembang, bahkan jaringan lokal pun semakin memperkuat dan memperluas pasarnya.
Transportasi Bantul untuk pariwisata digagas
Harianjogja.com, BANTUL -- Persoalan transportasi baik yang berkaitan dengan lalu lintas jalan maupun lokasi parkir wisata di kawasan wisata Mangunan, Dlingo menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul. Oleh karena itu, selaku instansi teknis, Dinas Perhubungan (Dishub) dituntut untuk berpikir cepat dalam mengambil keputusan guna menyelesaikan persoalan itu.
Salah satu yang kini tengah diriintis oleh Dishub adalah memanfaatkan kembali Terminal Imogiri yang selama ini terkesan mati suri, untuk bisa menjadi terminal transit, khususnya bagi kendaraan-kendaraan massal macam bus. Rencananya, terminal yang selama ini nyaris tak berfungsi itu akan dijadikan sebagai lokasi transit bagi para pengunjung kawasan wisata Mangunan dan sekitarnya dengan kendaraan bus besar.
Kepala Dishub Bantul Aris Suharyanta menjelaskan, pihaknya kini tengah menyiapkan beberapa skenario alternatif untuk merealisasikan program tersebut. Beberapa di antaranya dengan mengajak serta beberapa pelaku bisnis Angkutan Pedesaan (Angkudes) yang biasa beroperasi di trayek sekitar Imogiri-Dlingo.
“Barulah, kalau mereka tak sanggup kami sendiri yang akan turun tangan,” kata Aris saat ditemui di kantornya, Rabu (18/1/2017) pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2026, baru 16 dari 42 SPPG di Kota Jogja tercatat telah memiliki sertifikat halal.
Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Galaxy S27 Ultra dari kamera, baterai, chipset, layar, harga hingga prediksi spesifikasinya.
Sebanyak 42 penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Minggu sore.
Pesawat aerosport Sky Ranger jatuh dan terbakar di persawahan Blora. Dua awak selamat dengan luka ringan setelah pendaratan darurat.
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, dan Lampung hingga 7 September 2026 akibat abu vulkanik Anak Krakatau.