OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Bencana Sleman terjadi berupa batu longsor
Harianjogja.com, SLEMAN- Evakuasi batu raksasa jatuh di kawasan perbukitan Ijo, Sambirejo, Prambanan, Rabu (18/1/2017) dilanjutkan Kamis (19/1/2017) ini.
Evakuasi lanjutan dilakukan karena posisi batu tertancap ke tanah sedalam satu seperempat meter. Beruntung tidak ada korban jiwa terkait peristiwa tersebut.
Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Prambanan Bandung Bondowoso Prawoto Brewok menjelaskan, evakusi batu dilakukan dengan cara memecah batu raksasa lebih dulu. Sampai kemarin, baru baru bisa dilewati kendaraan roda dua.
"Batu agak susah dipecah. Jenis batunya tidak keras tapi agak susah pecah karena tertancap dalam di tanah," jelasnya, Kamis (19/1/2017).
Relawan dan personel TNI masih terus mengevakuasi batu dan melakukan pengkondisian tanah di sekitar batu yang longsor.Hingga Kamis siang progres pemecahan batu glundung longsor tersebut mencapai 50%.
Batu tersebut menggelundung dari ketinggian 50 meter. Akibat deras dan beratnya batu yang jatuh, katanya, batu raksasa itu tertancap sedalam lebih dari satu meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Cristiano Ronaldo masuk skuad Portugal di Piala Dunia 2026. Ini daftar lengkap pemain dan peluang juara Selecao das Quinas.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.