HARGA KEBUTUHAN POKOK : 5 Hari Tanpa Cabai, Sentilan untuk Mafia Cabai

Kamis, 23 Februari 2017 10:20 WIB
HARGA KEBUTUHAN POKOK : 5 Hari Tanpa Cabai, Sentilan untuk Mafia Cabai

Seminar Harga Cabai Semau Gue menjadi ruang diskusi oleh pelaku usaha kuliner, petani hingga mahasiswa yang digelar Aspekindo dan PWI Jogja di Gedung PWI Jogja, Rabu (22/2/2017). (Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja)

Harga kebutuhan pokok untuk cabai tetap tinggi

Harianjogja.com, JOGJA -- Kendati diprediksi harga cabai akan mulai turun Maret nanti, namun jika harga masih tinggi  http://m.solopos.com/?p=795607">Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia (Aspekindo) akan mencoba membuat gerakan. Gerakan Lima Hari Tanpa Cabai, dinilai dapat menjadi sentilan bagi para mafia cabai, sehingga diharapkan harga cabai berangsur normal.

Ketua Aspekindo, Yoyok  Hery Wahyono mengatakan secara luas melalui Aspekindo, gerakan tersebut paling tidak akan menjadi pukulan yang berat bagi para mafia cabai. Karena selama lima hari, seusai dipanen, cabai tidak lagi segar dan sulit untuk dipasarkan, sehingga harga akan turun.

"Memang ini baru rencana, kami tidak hanya mengajak pelaku kuliner, tetapi juga konsumen lainnya. Ke depan pola ini tidak hanya untuk cabai tetapi juga bahan baku yang lain. Kami juga akan membuat kesepakatan harga dengan petani, agar semua sama-sama mendapat keuntungan dan jangka panjang," jelas Yoyok dalam Seminar Harga Cabai Semau Gue yang digelar oleh Aspekindo dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jogja, Rabu (22/2/2017)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online