POLEMIK TAKSI ONLINE : "Mereka Kerja Sampingan, Kami Kerja Tetap"

Sunartono
Sunartono Selasa, 28 Februari 2017 19:20 WIB
POLEMIK TAKSI ONLINE : "Mereka Kerja Sampingan, Kami Kerja Tetap"

Poliemik taksi online masih terjadi di Jogja

Harianjogja.com, JOGJA - Meski http://harianjogja.com/2017/02/26/polemik-taksi-online-semakin-anarkis-mobil-taksi-online-dirusak-796639" target="_blank">kisruh taksi konvensional dengan taksi online di Kota Jogja, namun pemerintah belum sepenuhnya memiliki solusi. Paguyuban taksi konvensional bersama Organda DIY kembali menagih komitmen Pemda DIY dalam mencari solusi terkait kemelut taksi.

Ketua Paguyuban Taksi Konvensional Sutiman menagih janji Gubernur DIY yang akan mengkomunikasikan dengan Kementrian Perhubungan guna mencari solusi. Dari investigasi para sopir di lapangan, beroperasinya taksi online hanya menjadi pekerjaan sampingan.

Berbeda dengan taksi konvensional, seluruhnya merupakan pekerjaan tetap. Jika terus dibiarkan, maka taksi konvensional yang sudah bersusah payah berjalan sesuai aturan akan tergusur dengan taksi ilegal.

"Kami menagih janji ke Gubernur terkait solusi ini. Seperti yang pernah disampaikan sebelum beliau [HB X] ke Jakarta [bertemu menteri perhubungan]. Saya khawatir jika tidak segera ada solusi, ada peristiwa [bentrok] lagi, karena teman-teman di lapangan sudah tidak bisa dikendalikan sekarang," terangnya Selasa (28/2/2017).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online