BUNUH DIRI BANTUL : Pemuda Bertato Pilih Akhiri Hidup di Parangtritis

Uli Febriarni
Uli Febriarni Minggu, 12 Maret 2017 22:20 WIB
BUNUH DIRI BANTUL : Pemuda Bertato Pilih Akhiri Hidup di Parangtritis

Ilustrasi jenazah korban overdosis obat-obatan (JIBI/Solopos/Dok.)

Bunuh diri Bantul dilakukan di Pantai Parangtritis

Harianjogja.com, BANTUL -- Seorang pria berusia 22 tahun asal Purbalingga, hilang di perairan pantai Parangtritis. Diduga pria tersebut melakukan tindakan bunuh diri.

Komandan SAR Pantai Parangtritis, Ali Sutanto menyatakan, korban yang diketahui bernama Suyitno itu memiliki ciri tubuh pendek, kurus dan memiliki tato di lengan dan di punggungnya.

Sekitar pukul 17.30 WIB, seorang saksi bernama Faizin melihat korban berjalan dari pantai menuju ke laut, hingga kemudian korban tenggelam di dalam air.

"Korban sudah dipanggil, tapi tidak menghiraukan, saksi menduga korban bunuh diri. Akhirnya korban tenggelam, tas korban dapat diselamatkan, tapi korban belum diketemukan," ungkap Ali, Minggu (12/3/2017)

Mengetahui kejadian tersebut, tim SAR masih melakukan penyisiran bersama 18 personel gabungan. Terdiri dari 16 anggota SAR dan dua personel Polair Polda DIY.

Ali menjelaskan, pihaknya akan melakukan penyisiran sebanyak tiga kali 24 jam. Hanya saja, hingga saat ini ombak besar masih menjadi kendala tim dalam menemukan korban.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis