KEKERASAN JOGJA : Ilhaam Sempat Merekam Tawa Di Instagram

Uli Febriarni
Uli Febriarni Senin, 13 Maret 2017 03:20 WIB
KEKERASAN JOGJA : Ilhaam Sempat Merekam Tawa Di Instagram

Puluhan pelajar dari SMP PIRI 1 Kota Jogja melayat di rumah duka korban pembacokan, Minggu (13/3/2017). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)

Kekerasan Jogja, korban meninggalkan video terakhir

Harianjogja.com, JOGJA -- http://www.solopos.com/2017/03/12/kekerasan-jogja-ilham-meninggal-di-pangkuan-sang-kakak-800771">Nyawa Ilham Fajar Apriandi, seorang pelajar kelas IX SMP Piri 1 Jogja, meregang di ujung clurit segerombolan orang tak dikenal, Minggu (12/3/2017) dini hari. Di usia 17 tahun, ia punya mimpi yang terpaksa pupus, turut lenyap bersama nyawanya.

Dengan pandangan yang sesekali menerawang, kakak korban Fernando Surya Pangesti berkisah bahwa malam itu, Ilham duduk di kursi boncengan. Mereka sedang berada dalam perjalanan pulang, seusai bermain billiar.

"Ilham sempat membuat video perjalanan kami, tertawa-tertawa, itu untuk dimasukkan ke instagram. Tak lama, lalu kejadian itu," kata dia.

Ia menjelaskan, tak jauh dari lampu merah persimpangan GOR Amongrogo, mereka bertemu dengan rombongan orang yang tak dikenal. Mengendarai lima sampai enam sepeda motor, salah satu dari mereka menggunakan sepeda motor KLX. Fernando melanjutkan perjalanan menuju ke rumah, namun kecurigaannya muncul tatkala melihat ke spion, ternyata rombongan tadi mengikuti mereka dari belakang.

"Mereka berteriak-berteriak, kemudian yang pakai KLX mengeluarkan clurit. Saya tidak begitu sadar ketika adik saya disabet clurit, kejadiannya cepat, tahu-tahu saya lihat dari tubuhnya mengeluarkan banyak darah," ujarnya.

Ketika diperiksa, di dada sebelah kanan sudah ada luka sepanjang delapan sentimeter, menganga. Si sulung langsung meminta bantuan warga sekitar, dan Ilham langsung dibawa ke Rumah Sakit Hidayatullah.

"Ternyata lukanya sampai paru-paru. Saya tidak menyangka bisa terjadi, adik saya itu tidak punya musuh, gampang klik sama orang, kenapa ada yang melakukan ini padanya?" imbuh dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis