Gunung Sinabung Erupsi, 21 Penerbangan Kualanamu Dibatalkan
Erupsi Gunung Sinabung berdampak pada 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu pada 31 Agustus-1 September 2026.
Kekerasan Jogja terjadi karena kurangnya aktivitas positif.
Harianjogja.com, JOGJA -- Kepala Dinas Penddidikan Pemuda dan Olahraga DIY Kadarmanta Baskara Aji mengungkapkan, perlunya pembinaan ekstra di sekolah terutama bagi siswa kelas XI SMA/SMK.
Menurut dia, potensi kenakalan remaja cenderung dimulai saat siswa menginjak kelas XI
Baca Juga : http://m.solopos.com/?p=801043">KEKERASAN JOGJA : Orang Tua Sibuk, Anak Cari "Kesibukan"
"Siswa kelas XI itu tidak memiliki kesibukan seperti siswa kelas XII yang sibuk dengan persiapan ujian nasional. Kalau siswa kelas X masih mencoba beradaptasi dengan sekolah baru, jadi kecenderungan untuk nakal sangat tipis. Baru di kelas XI mereka potensi kenakalan itu dimulai," jelas dia akhir pekan lalu.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, menurut Aji, pihak sekolah sebenarnya bisa melakukan intervensi. Upaya itu dilakukan dengan memberikan aktivitas atau kreativitas yang positif dengan porsi yang lebih banyak bagi siswa kelas XI.
Sekolah bisa menyediakan kegiatan ekstrakulikuerl (ekskul) yang disesuaikan dengan minat dan bakat mereka. Dengan demikian para siswa kelas XI bisa menyalurkan kelebihan energi dalam berbagai aktivitas positif.
"Yang senang berkelahi bisa dibuatkan ekskul karate atau taekwondo, yang senang basket bisa dibuatkan klub ataupun lainnya," tandasnya.
Hanya saja yang jadi masalah, lanjut Aji belum semua sekolah mampu menyediakan fasilitas dan sarana prasarana bagi pengembangan bakat dan minat siswa. Oleh karena itu sekolah perlu kreatif membuat program-program ekskul yang menarik tanpa harus mengeluarkan biaya besar
Nilai budaya
Sosiolog Kriminalitas Universitas Gadjah Mada (UGM) Suprapto juga menyatakan aksi klithih lebih dominan terjadi karena persoalan dalam keluarga.
"Fungsi sosialisasi nilai budaya juga saat ini sudah mulai menipis. Selama ini kejadian kebanyakan terjadi di atas pukul 12 malam [00.00 WIB]. Itu artinya tidak ada kontrol tua, terbukti anak dibiarkan keluyuran hingga larut malam tanpa kontrol," papar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Erupsi Gunung Sinabung berdampak pada 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu pada 31 Agustus-1 September 2026.
SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Kamis 3 September 2026, digelar di Nanggulan. Simak jadwal, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Sleman September 2026 tersedia di Satpas, MPP, Bus SIM Keliling Malam, dan Simmade. Cek jadwal, lokasi, serta syaratnya.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek SIM Keliling, SIMMADE, SIMPITU, hingga layanan malam.
Pemkab Bantul mengejar surplus beras 100.000 ton pada 2026 melalui perluasan lahan, percepatan masa tanam, dan mekanisasi pertanian.
Jadwal KA Bandara YIA 3 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA–Jogja dan Jogja–YIA dari pagi hingga malam.