UMKM SLEMAN : Kalongan Kembangkan Aneka Olahan Pisang

Selasa, 14 Maret 2017 02:20 WIB
UMKM SLEMAN : Kalongan Kembangkan Aneka Olahan Pisang

UMKM Sleman berusaha memanfaatkan bahan yang melimpah.

Harianjogja.com, SLEMAN — Dusun Kalongan, Desa Maguwoharjo, Depok dalam satu setengah tahun terakhir fokus dalam mengembangkan usaha olahan pisang. Tumbuhan pisang yang banyak tumbuh di wilayah tersebut menjadi salah satu potensi yang dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan wilayah.

Kepala dukuh Kalongan, Kismiyadi mengatakan budidaya tanaman pisang terus dikembangkan oleh masyarakat sejak tahun lalu. Berawal dari program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh PT Pertamina kini menjadi salah satu potensi yang dimiliki masyarakat Kalongan.

Selama ini masyarakat setempat mengubah hasil panen tanaman pisang menjadi sejumlah olahan makanan yang dapat dipasarkan. Beberapa diantaranya yakni kue bolu, astor, cake, grubi, hingga es krim yang terbuat dari kulit pisang.

Kreativitas masyarakat dikatakannya terus berkembang melalui sejumlah pelatihan yang dilakukan. Adapun kreativitas yang dimaksud yakni terkait pengemasan, kreasi rasa, hingga jenis olahan. Masyarakat Kalongan berusaha keluar dari produk-produk yang telah banyak beredar di pasaran.

“Misalnya seperti ceriping pisang kan sudah banyak yang membuat, kami mencoba kreasikan prodk yang berbeda,” kata dia, Minggu (12/3/2017).

Antusias masyarakat pun dikatakannya cukup besar untuk terlibat dalam pemberdayaan masyarakat. Di Kalongan sendiri ada sekitar 22 anggota yang merupakan ibu rumah tangga dari Kelompok Wanita Tani (KWT) yang menggerakkan program pengolahan pisang tersebut.

Kegiatan pengelolaan pisang yang selama ini telah dilakukan diakuinya belum berjalan maksimal. Kendala utamanya, terutama pada hal pemasaran. Pemasaran yang belum meluas selama ini masih terbatas di wilayah lokal Jogja seperti hotel dan instansi.

“Masih belum merambah ke pasar swalayan, kami belum dapat tembus kesana,” kata dia.

Namun, ia dan warga Kalongan tak berhenti untuk menciptakan pisang sebagai salah satu komoditas yang dapat mengembangkan wilayah tersebut. Berkaca dari sejumlah wilayah yang mengandalkan buah sebagai salah satu potensi menjadi semangatnya untuk terus bergerak mengembangkan pisang.

Selain mudah hidup dan mudah dalam pemeliharaan, pisang yang dapat berbuah sepanjang tahun diharapkan dapat menjadi kekayaan serta aset warga Kalongan. Beberapa jenis pisang yang dikembangnya diantaranya yakni Raja, Raja Nangka, Kavendis, dan Emas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online