Loker Solo Terbaru 2026, Ada 1.000 Lowongan di Job Fair Gratis
Loker Solo terbaru 2026 tersedia di Job Fair gratis GSI Youth Fest pada 8 November. Ada 1.000 lowongan dari 10 perusahaan.
Ogoh-ogoh untuk memperingati saparan disiapkan warga Gondolayu, Jogja. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Agenda seni Sleman akan digelar berupa festival ogoh-ogoh
Harianjogja.com, SLEMAN – Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman akan menggelar Festival Ogoh-ogoh Sabtu (25/3/2017) mendatang. Dari 20 ogoh-ogoh yang mengikuti festival tersebut sebanyak 14 ogoh-ogoh berasal dari komunitas budaya Sleman dan enam lainya dari Bali.
Kepala Dispar Sleman Sudarningsih mengatakan, tema Festival Ogoh-ogoh tahun ini mengangkat cerita rakyat. Tema tersebut sengaja diangkat agar cerita-cerita rakyat Sleman bisa tampil ke permukaan.
"Ini penting agar beragam cerita rakyat yang ada di masyarakat tetap dapat dilestarikan melalui festival ini," katanya saat ditemui di Humas Sleman, Selasa (21/3/2017).
Adapun jalur festival ogoh-ogoh yang digelar akhir pekan nanti dimulai dari Monumen Jogja Kembali (Monjali) ke Jembatan Sardjito Baru. Nantinya, di jembatan tersebut peserta pawai akan bertemu dengan kelompok seni kirab ogoh-ogoh dari Kota Jogja. Kemudian meneruskan perjalanan ke Malioboro, Titik Nol, dan berakhir di Alun-alun Utara.
Koordinator Kirab Budaya Ogoh-ogoh, Nyoman Santiawan menyampaikan, jika digabungkan dengan kelompok budaya dari Kota Jogja, jumlah peserta ogoh-ogoh nantinya menjadi 43 unit ogoh-ogoh. "Saat ini panitia sedang mematangkan persiapan untuk pelaksanaan festival ini," katanya.
Untuk mengantisipasi kemacetan, panitia telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan desa-desa yang dilalui jalur ogoh-ogoh. Panitia akan melakukan rekayasa lalu lintas, termasuk menutup jalan yang dilalui ogoh-ogoh. Penutupan jalur untuk kendaraan mulai pukul 12.00 sampai 15.00 WIB.
"Kami juga sudah bekerjasama dengan desa setempat untuk menyiapkan kantong parkir bagi masayarakat yang ingin menonton," ungkapnya.
Nyoman menambahkan, selain sebagai ajang pelestarian budaya, festival ogoh-ogoh juga digelar untuk memberikan hiburan alternatif bagi masyarakat. Di sisi lain pawai ini juga diselenggarakan untuk menyambut Hari Raya Nyepi.
"Ini berbeda dari pawai ogoh-ogoh di Bali yang berupa buto. Di sini ogoh-ogoh yang ditampilkan menyesuaikan tema yang diusung oleh Pemkab," kata Nyoman.
Ketua Parisada Hindudarma Indonesia, AA Alit Mertayasa menyampaikan, festival ogoh-ogoh yang diselenggarakan di DIY bukan hanya sebagai wujud penghormatan terhadap upacara nyepi. Namun juga sebagai wujud keharmonisan antar umat beragama. "Ini sebagai simbol bahwa masyarakat DIY guyub dan rukun," ujar Alit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Loker Solo terbaru 2026 tersedia di Job Fair gratis GSI Youth Fest pada 8 November. Ada 1.000 lowongan dari 10 perusahaan.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dan 32 provinsi menyerap 97.000 tenaga kerja lokal dengan daya tampung 122.000 siswa.
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di utara DIY hingga 29 Oktober 2026. BPBD menyiapkan pemetaan wilayah rawan bencana.
Dinkop UKM DIY menggandeng tour leader untuk meningkatkan kunjungan Teras Malioboro Ketandan melalui insentif, event, dan wisata budaya Pecinan.
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.