HUT ke-81 RI, Pekerja Seni Budaya Pakem Dapat Perlindungan BPJamsostek
Pekerja seni budaya di Pakem mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Museum Gunung Merapi
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun dalam acara Gladi Lapang dan Pengukuhan Desa Tangguh Bencana (Destana) Desa Pondokrejo di Lapangan Pondokrejo, Tempel, Jumat (24/3/2017). (IST)
Pemkab Sleman memilih Des Pondokrejo diharapkan tangguh menanggulangi bencana
Harianjogja.com, SLEMAN -- Masyarakat yang tangguh bencana ialah masyarakat yang mampu mengantisipasi dan meminimalisir kekuatan yang merusak melalui proses adaptasi. Mereka juga mampu mengelola dan menjaga struktur dan fungsi dasar tertentu ketika terjadi bencana.
"Jika terkena dampak bencana, mereka dapat membangun kehidupannya menjadi normal kembali atau paling tidak dengan cepat memulihkan diri secara mandiri," kata Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun dalam acara Gladi Lapang dan Pengukuhan Desa Tangguh Bencana (Destana) Desa Pondokrejo di Lapangan Pondokrejo, Tempel, Jumat (24/3/2017).
Menurut Muslimatun pembinaan dan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) mutlak diperlukan di wilayah Sleman karena masyarakat merupakan penerima dampak langsung dari bencana. Masyarajat juga sebagai pelaku pertama dan langsung yang akan merespon bencana di sekitarnya. ”Masyarakat perlu dibekali dalam konteks pemberdayaan agar tidak hanya siap menghadapi bencana tapi juga tangguh menanggulanginya,” kata Muslimatun.
Berdasarkan Peraturan Kepala BNPB nomor 1 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Desa/ Kelurahan Tangguh Bencana, kata Muslimatun, salah satu tujuan pembentukan Desa Tangguh bencana adalah meningkatkan kerjasama antara para pemangku kepentingan dalam Pengurangan Resiko Bencana, pihak pemerintah daerah, sektor swasta, perguruan tinggi, LSM, organisasi masyarakat dan kelompok-kelompok lainnya yang peduli. ”Pengukuhan desa tangguh bencana ini sangat strategis bagi kita khususnya masyarakat di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan masyarakat," tambah Muslimatun.
Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Sleman Joko Supriyanto mengatakan, Sleman terus berupaya mendukung pembentukan Desa Tangguh Bencana. Sejak 2014 sudah dikukuhkan 27 desa tangguh bencana dan sepanjang 2017 sudah dikukuhkan tiga desa tangguh bencana. Meliputi Desa Widodomartani dan Desa Bimomartani Kecamatan Ngemplak serta Desa Pondokrejo Kecamatan Tempel. "Saya berharap agar berbagai pemangku kepentingan turut serta menguatkan kapasitas lokal karena penanggulangan bencana harus dilakukan sinergis antara masyarakat, pemerintah dan swasta," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pekerja seni budaya di Pakem mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Museum Gunung Merapi
Pizza Hut resmi berganti pemilik setelah Yum! Brands merampungkan penjualan senilai US$2,7 miliar. Aaron Powell juga mundur sebagai CEO global.
Timnas Indonesia U-20 menghadapi Laos pada matchday kedua Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Garuda Muda memburu tiga poin setelah ditahan Malaysia.
Rupiah melemah terhadap mayoritas mata uang utama pada Rabu, 2 September 2026. Dolar AS menguat ke Rp17.765 dan harga emas dunia terkoreksi.
Emil Audero resmi bergabung Rayo Vallecano dari Como 1907. Cedera Augusto Batalla membuka peluang debut sebelum berpotensi menghadapi Real Madrid.
Pemilik Honda Prelude hybrid di Jepang mengungkap tiga fitur yang kurang memuaskan setelah menempuh lebih dari 9.000 km selama 11 bulan.