Toko Berjejaring Terus Berkembang, Ritel Lokal Ini Perluas Pasar
Bisnis ritel berjejaring di DIY terus berkembang, bahkan jaringan lokal pun semakin memperkuat dan memperluas pasarnya.
Ribuan warga Bantul memancing bersama-sama di selokan depan kediaman Suharsono, Selasa (28/3/2017). (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
Pemkab Bantul mendapat kritikan.
Harianjogja.com, BANTUL -- Tudingan keterlibatan rezim penguasa lama membuat Aliansi Masyarakat Peduli Bantul (AMPB) kebakaran jenggot.
Seperti diketahui, akhir pekan lalu, sejumlah relawan yang mengaku masih solid mendukung Harsono-Halim sebagai Bupati-Wakil Bupati Bantul sempat mengendus adanya keterlibatan mantan Bupati Bantul Idham Samawi dalam pembentukan AMPB. Selain itu, mereka pun menuding pendirian AMPB didasari atas kekecewaan lantaran permintaan mereka untuk mengisi sejumlah posisi strategis sebagai Direktur di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ditolak oleh Bupati Bantul.
Baca Juga :http://m.solopos.com/?p=805435"> PEMKAB BANTUL : Dituding Libatkan Rezim Lama, AMPB Kebakaran Jenggot
Sekretaris AMPB Arif Iskandar menganggap sikap Suharsono saat ini memang sudah tak sesuai dengan komitmen awal saat Pilkada lalu. Saat ditetapkan sebagai pemenang Pilkada, Suharsono diakuinya memang menjanjikan beberapa hal kepada para relawannya, terutama yang ada di Koordinator Kecamatan (Korcam).
Mulai dari penyediaan kantor Korcam, hingga pemberdayaan para relawan, diakui Arif sempat dijanjikan oleh Suharsono. Menurutnya, janji itu wajar sebagai bentuk kontrak politik antara Bupati dan pendukungnya.
"Tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Bahkan kami dijanjikan 2018 mendatang," tegas Arif, Selasa (28/3/2017).
Itulah sebabnya, ia pun tetap mengklaim lebih dari 80 persen Korcam di Bantul akan mencabut dukungannya kepada Harsono-Halim. Sebagai seorang Presiden Relawan yang menandatangani Surat Keputusan para Korcam, ia mengklaim dirinya lah yang paling memahami peta Korcam tersebut.
Hal itu lantas dibantah oleh Bupati Bantul. Ditemui di sela acara Memancing Bersama Warga Bantul di kediamannya, Suharsono menegaskan bahwa para pendukungnya selama Pilkada lalu, hingga kini masih tetap solid. Ditegaskannya, pihak AMPB lah yang melakukan pembohongan publik dengan menyebut angka lebih dari 80 persen Korcam akan mencabut dukungannya.
"Mas lihat sendiri kan. Ribuan warga datang ke sini, ke acara ini, dan tumplek blek ikut memancing," katanya di sela acara yang juga digelar dalam rangka syukuran ulang tahunnya yang ke-60 itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBSI menetapkan 20 pemain bulu tangkis untuk Asian Games 2026 di Jepang. Indonesia membidik gelar juara beregu putra dan mengoreksi data pemain nomor perorangan
Jean-Paul Van Gastel belum menetapkan starter tetap PSIM Jogja jelang Super League 2026/2027. Persaingan makin ketat dengan 11 pemain asing di skuad.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 2 September 2026 didominasi cerah hingga udara kabur. Suhu di Kota Jogja mencapai 32 derajat Celsius.
Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam program MBG adalah perlakuan PPh atas bantuan pemerintah yang diterima yayasan
Warga tidak mampu di Sleman gagal menerima bansos karena sejumlah syarat, termasuk kepemilikan lebih dari satu sertifikat tanah.