TRANSPORTASI TRADISIONAL : Pemkot Siapkan Desain Becak Modifikasi

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jum'at, 31 Maret 2017 21:55 WIB
TRANSPORTASI TRADISIONAL : Pemkot Siapkan Desain Becak Modifikasi

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sejumlah turis asing menumpang becak kayuh saat akan mengunjungi kompleks Keraton Ngayogyakarta, Rabu (29/07/2015). Kunjungan turis mancanegara ke Yogyakarta terus meningkat pada bulan Juni-Juli ini seiring musim libur musim panas di Eropa.

Transportasi tradisional, becak akan didesain ulang

Harianjogja.com, JOGJA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menyiapkan desain becak modifikasi seebagai alternatif becak motor yang hingga kini belum ada regulasinya karena tidak memenuhi spesifikasi dan keamanan.

Baca Juga : http://m.solopos.com/?p=805758">TRANSPORTASI TRADISIONAL : Berapa Tarif Andong di Jogja?

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jogja Affrio mengatakan desain yang disiapkan adalah becak kayuh dengan alat bantu yang tidak menggunakan bahan bakar minyak (BBM) seperti bentor.

"Bisa dengan tenaga hybrid, listrik atau gas," kata Affrio di Balai Kota Jogja, Jumat (31/3/2017).

Affrio mengatakan kecepatan becak dengan tenaga bantu itu pun nantinya akan dibatasi maksimal 20 kilometer per jam. Alat bantu itu, kata dia, sifatnya hanya membantu jika pengemudi becak kelelahan mengayuh becaknya, maka bisa digantikan sementara dengan tenaga alat bantu tersebut. Sama halnya dengan sepeda listrik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online