Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
HARIANJOGJA/GIGIH M. HANAFI Kendaraan melintas di depan tulisan kritik yang berada di Kawasan Jembatan Amarta atau jembatan Kleringan, Jogja, Sleasa (8/10). Semakin banyak hotel baru di wilayah DIY, Sejumlah masyarakat Jogja mengkritisi dengan beragam media seperti mural dan tulisan.
Sebenarnya bisa saja dipasang plakat, misalnya hotel ini masih menunggak pajak atau disita asetnya
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja belum berniat menyita aset para penunggak pajak yang menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan DIY. Saat ini Pemkot masih terus berupaya menagih piutang pajak hotel dan reklame.
Baca juga : http://cms.solopos.com/?p=806456">TAX AMNESTY : Nunggak Pajak, 3 Wajib Pajak di Jogja akan Diproses Hukum
“Sebenarnya bisa saja dipasang plakat, misalnya hotel ini masih menunggak pajak atau disita asetnya. Tapi, belum berpikir ke arah sana [penyitaan],” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jogja, Kadri Renggono, Minggu (2/4).
Dalam temuan BPK setidaknya ada empat hotel yang menunggak pajak yang nilanya mencapai lebih dari Rp1 miliar untuk periode 2011-2014. Selain itu, ada juga 13 titik reklame yang belum ditarik pajaknya dan berpotensi merugikan keuangan daerah.
Hotel yang menunggak pajak itu karena kepemilikannya sudah berubah. Perubahan kepemilikan itu tanpa pemberitahuan. Karena itu, BPKAD masih akan melihat perjanjian peralihan pengelolaan itu untuk mengetahui siapa yang mesti dibebani membayar pajak hotel.
Ketua Panitia Khusus Pembahasan Hasil Pemeriksaan BPK Nasrul Khoiri menyarankan Pemkot segera bertindak agar persoalan tunggakan pajak tidak semakin rumit. “Jangan hanya berwacana melakukan tindakan apa,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Gus Yahya menyebut Muktamar ke-35 NU fokus membahas program lima tahun dan penyegaran kepemimpinan. Cabang Kalsel mendorongnya maju lagi.
Polisi mengungkap motif perusakan bendera Merah Putih di Bantul dan palang pintu KA di Sleman yang dilakukan S (24).
Bahlil memastikan harga BBM subsidi tidak naik pada 2026. Pemerintah juga menyiapkan pembatasan konsumsi bagi masyarakat desil 9-10.
Pemkab Temanggung mulai menyalurkan Balinkes bagi warga kurang mampu. Bantuan maksimal Rp2,4 juta setahun untuk layanan kesehatan.
Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta secara resmi membuka penyaluran Program Bantuan Pangan (Banpang) Beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September