Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Aparat kepolisian menghalau keluarga korban yang hendak mendekati terdakwa pembacokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa Ilham Bayu Fajar di PN Jogja, Senin (3/4/2017). (Ujang Hasanudin)
Polisi sudah mengantongi identitas kedua orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) itu
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak dua orang terduga pelaku pembacokan yang mengakibatkan tewasnya Ilham Bayu Fajar, 16, masih melarikan diri. Namun, polisi sudah mengantongi identitas kedua orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) itu.
Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2017/04/03/sidang-kasus-klithih-sidang-pembacokan-ilham-dijaga-ketat-806950">SIDANG KASUS KLITHIH : Sidang Pembacokan Ilham Dijaga Ketat
Tak ayal, polisi menyuruh kedua orang itu untuk menyerahkan diri. “Kedua orang itu BG dan TL,” ungkap Wakil Kepala Satuan Reskrim Polresta Jogja, Ajun Komisaris Polisi Yohanes R. Sigiro, Selasa (4/4/2017).
Dia menegaskan polisi juga sudah mengetahui tempa tinggal kedua DPO itu. Apabila tidak menyerahkan diri, Sigiro menegaskan polisi akan menangkap keduanya. “Bila menyerahkan diri bisa memperingan hukuman,” paparnya.
Sigiro mengatakan kedua terduga bukan pelaku utama pembacokan melainkan turut serta dalam aksi kekerasan pada Minggu (12/3) dini hari lalu. Pelaku utama sudah tertangkap dan sudah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jogja.
Kuasa hukum korban, Tommy Susanto, mendesak kepolisian segera menangkap kedua DPO. Tommy menduga kedua terduga yang masih bebas merupakan otak di balik aksi klithih itu. Meski pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Ilham Bayu Fajar, namun tetap menuntut para pelaku dihukum berat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.