Jembatan Kretek Dua Bakal Diimbangi Pengembangan Wisata
Ilustrasi pelatihan UMKM. (JIBI/Solopos.con/Bisnis.com)
Sarana ini diharapkan bisa memperluas pemasaran pelaku UMKN
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelaku usaha mikro kecil menengah di Kabupaten Sleman mendapat kesempatan pelatihan digital usaha melalui Griya UMKM online. Sarana ini diharapkan bisa memperluas pemasaran pelaku UMKN dan bersaing dalam masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).
Griya UMKN online tersebut dilengkapi dengan ruang pamer serta materi digitalisasi bagi pelaku UMKM secara terjadwal. Sebagai pusat edukasi data informasi, sarana ini juga menjadi tempat berkumpul dan komunikasi ratusan pelaku UMKM di Sleman.
Executive Vice President Telkom, Joko Raharjo, mengatakan pemberantasan buta digital menjadi tujuan besar dari sarana tersebut. “Tentunya agar UMKM bisa lebih bersaing dan maju,” paparnya dalam peresmian Griya UMKM online di Kecamatan Depok, Sabtu (8/4/2017).
Joko optimistis jika kualitas sarana penopang pendigitalan di Sleman saat ini sudah setara dengan Kota Los Angeles, Amerika Serikat. Karena itu, peningkatan kemampuan sumber daya manusia yang masih harus digenjot agar tak hanya bergantung pada perdagangan sistem manual. Sedianya, pendidikan digital bagi pelaku UMKM tersebut dilakukan dengan sistem kelompok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.