WISATA JOGJA : Harian Jogja Dukung Dinas Pariwisata DIY Kembangkan Objek Wisata Lokal
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris Riyanta [memegang koran] saat menerima rombongan Harian Jogja di kantornya, Rabu (12/4/2017). (I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja)
Wisata Jogja terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak
Harianjogja.com, JOGJA-Harian Jogja mengadakan kunjungan silahturahmi ke Kantor Dinas Pariwisata DIY. Dalam pertemuan tersebut Harian Jogja menyatakan komitmennya mendukung potensi obyek wisata lokal agar lebih dikenal publik.
Redaktur Pelaksana Harian Jogja, Nugroho Nurcahyo mengatakan koran Harian Jogja yang tahun ini menginjak usia Sembilan tahun menyediakan rubrik khusus obyek wisata yang bernama “Jalan-Jalan”.
Ia mengatakan rubrik ini bisa dimanfaatkan oleh Dinas Pariwisata DIY untuk mempromosikan obyek-obyek wisata yang selama ini belum dikenal publik. “Rubrik ini ada pada koran edisi Minggu Harian Jogja,” katanya saat audiensi Harian Jogja Ke kantor Dinas Pariwisata DIY Rabu (12/4/2017).
Dalam kesempatan tersebut, Harian Jogja yang juga diwakili oleh General Manager Bidang Perusahaan, Sri Pujiningsih juga berharap nantinya akan ada lebih banyak kerja sama diantara kedua belah pihak.
“Tanggal 21 Mei ini kami akan mengadakan acara fun walk dalam rangka ulang tahun Harian Jogja. Para peserta nantinya akan berjalan di sepanjang jalan Malioboro sembari memunguti sampah. Kami berharap Dinas Pariwisata bisa berkolaborasi,” Kata Sri.
Sri melanjutkan acara fun walk sembari bersih-bersih tersebut merupakan wujud nyata Harian Jogja untuk mendukung Malioboro yang merupakan obyek wisata utama di Jogja, agar semakin jaya.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris Riyanta, menyambut baik acara tersebut. Menurutnya, acara bersih-bersih di Malioboro penting dilakukan agar nantinya semakin banyak wisatawan yang berkunjung.
Kebersihan dan kerapian menurutnya adalah aspek penting dalam mengembangkan sebuah obyek wisata, “Terbukti setelah revitalisasi [jalur semi pedestrian] pengunjung Malioboro semakin ramai. Walau bukan weekend. Orang bisa duduk-duduk karena sekarang sudah ada bangku,” ungkap Aris.
Mengenai potensi obyek wisata lokal, Aris menyatakan jika sebenarnya Jogja tidak kalah dengan daerah-derah lain, bahkan dengan negera-negara di luar negeri. Ia mengatakan obyek wisata di Jogja sangat lengkap, mulai dari gunung, pantai sampai bangunan bersejarah. “Pantai-pantai Gunungkidul kan bagus-bagus,” katanya.
Meski begitu, ia mengakui jika potensi obyek wisata yang ada belum dikembangkan secara maksimal. Karena itulah, tambahnya, pihak Pemda DIY akan melakukan berbagai usaha untuk membuat Jogja semakin diminati wisatawan.
“Keberhasilan Pariwisata sebenarnya adalah resultante dari sektor lain. Accesibilitas, misalnya. Accesibilitas ini berbentuk konektivitas bandara dan destinasi wisata. Makanya ada jalur lintas selatan. Kemudian mau dibangun tol. Ini semua, kan, untuk memudahkan wisatawan,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share