Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
HARIANJOGJA/GIGIH M. HANAFI Puluhan kendaraan parkir di ruas jalan serta ruang terbuka lainnya di Perwakilan, Jogja, Sabtu (27/12). Kurangnya lahan parkir di kawasan wisata menjadikan banyak ruas jalan dijadikan tempat parkir sehingga menyebabkan kemacetan serta terlihat semrawut.
TJU padahal tidak untuk parkir kecuali TJU yang sudah ditentukan
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan Kota Jogja menyebut parkir di tepi jalan umum (TJU) menjadi salah satu penyebab kepadatan arus lalu lintas di Kota Jogja di libur panjang Paskah ini.
Kepala Bidang Rekayasa Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Jogja Golkari Made Yulianto berharap masyarakat mematuhi rambu-rambu lalu lintas termasuk rambu larangan parkir. TJU padahal tidak untuk parkir kecuali TJU yang sudah ditentukan dan ada rambu P yang membolehkan parkir.
“Sudah dipasang rambu-rambu yang membolehkan parkir, seperti di Jalan Diponegoro. Namun, rambu-rambu memang belum sampai menjelaskan posisi parkir kendaraan,” paparnya, Sabtu (15/4/2017). Posisi itu berupa parkir kendaraan mulai dari nol derajat yang artinya kendaraan harus sejajar dengan jalan. Di lokasi tertentu, ada pembolehan untuk parkir 45 derajat.
Di hari kedua libur Paskah, Sabtu, kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan di Kota Jogja kian parah. Polisi terpaksa merekayasa lalu lintas untuk kendaraan yang akan masuk menuju Jalan Malioboro. “Simpang Kleringan diberlakukan buka tutup tiap 10 menit,” Kata Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli Satuan Lalu Lintas Polresta Jogja, Ajun Komisaris Polisi Tugiman.
Kepadatan lalu lintas sudah dirasakan sejak Kamis (13/4/2017) sore lalu. Tugiman memperkirakan kepadatan lalu lintas masih akan terjadi sampai Minggu (16/4/2017) malam ini. Lalu lintas padat karena kendaraan yang masuk kota Jogja pada momen liburan Paskah ini tidak sebanding dengan volume jalan.
Untuk memperlancar lalu lintas khusus di kawasan Malioboro, petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro pun terus memantau kawasan tersebut melalui sembilan kamera pemantau (CCTV) mulai dari depan Hotel Inna Garuda sampai Titik Nol Kilometer. Sebanyak 20 Jogoboro juga patroli keliling di kawasan tersebut demi keamanan dan kenyamanan wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.