Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
PDAM Kulonprogo gelar program pemasangan sambungan rumah gratis.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Program pemasangan sambungan rumah gratis diharapkan dapat dilaksanakan secara tepat sasaran. PDAM Tirta Binangun berupaya menyeleksi calon pelanggan yang telah mendaftarkan diri untuk mengakses layanan tersebut.
Baca Juga : http://m.solopos.com/2017/04/17/pdam-kulonprogo-ditargetkan-tepat-sasaran-pendaftar-sambungan-rumah-gratis-diseleksi-810348">PDAM KULONPROGO : Ditargetkan Tepat Sasaran, Pendaftar Sambungan Rumah Gratis Diseleksi
Kegiatan pemasangan sambungan rumah gratis diperkirakan terlaksana pada Juli atau Agustus mendatang. PDAM Tirta Binangun hanya perlu menunggu Pemkab Kulonprogo mendapat Naskah Perjanjian Penerusan Hibah (NPPH) dari pemerintah pusat. Jumantoro lalu berharap, progam itu bisa mendukung upaya peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.
“Kami berusaha memfasilitasi kebutuhan air bersih di Kulonprogo, mengingat masih banyak masyarakat menggunakan air tanah yang keruh dan kurang sehat untuk dikonsumsi,” ujar Direktur PDAM Tirta Binangun, Jumantoro, Senin (17/4/2017).
Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kulonprogo, Muhamad Ajruddin Akbar mengatakan, selama ini masyarakat yang mendapatkan sambungan rumah gratis sering diketahui berhenti menggunakan air bersih dari PDAM karena biaya yang dikenakan dianggap mahal. Ada juga masyarakat tidak membayar tagihan sehingga sambungannya diputus oleh PDAM setelah beberapa waktu.
Ajrudin berharap PDAM Tirta Binangun bisa mengantisipasi beberapa kendala tersebut agar sambungan rumah gratis bisa berjalan lebih efektif. Dia tidak ingin program itu hanya sukses pada awal penyaluran.
“Perlu ada sosialisasi mengenai pentingnya menggunakan air bersih agar masyarakat terus memanfaatkan layanan PDAM,” ucap Ajrudin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Gunungkidul memastikan daya tampung sekolah SPMB 2026 mencukupi. Jadwal pendaftaran TK, SD, dan SMP mulai Juni 2026.
Dua jukir viral di GOR Sritex Solo diamankan polisi usai diduga mematok tarif parkir mobil hingga Rp20.000 tanpa karcis.
Komisi III DPR menegaskan penggunaan APBN untuk sapi kurban Presiden Prabowo sah secara hukum dan syariah.
Kasus kekerasan daycare Little Aresha Sorosutan memasuki tahap sidang. Tim hukum dampingi korban dan siapkan restitusi.
Polresta Solo menangkap residivis pelaku pembacokan remaja di Sangkrah dan Grogol. Korban mengalami luka bacok akibat celurit.